12 Kendaraan Mogok Setelah Isi BBM di SPBU Tara-tara, Polres Tomohon Lakukan Penyelidikan

Usai mengisi BBM di SPBU Tara-tara di jalan raya Tomohon-Tombariri, Riko kaget saat motor yang dikendarainya tiba-tiba mogok

12 Kendaraan Mogok Setelah Isi BBM di SPBU Tara-tara, Polres Tomohon Lakukan Penyelidikan
Istimewa
Polres Tomohon melakukan penyelidikan BBM diduga bercampur air di SPBU Tara-tara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Riko, warga Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) kaget saat motor yang dikendarainya tiba-tiba mogok setelah mengisi BBM di SPBU Tara-tara di Jalan Raya Tomohon-Tombariri.

SPBU letaknya di antara Kelurahan Tara-tara dan Desa Ranotongkor, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon.

Dia pun terpaksa mendorong motornya dan berbalik menuju SPBU.

Setibanya di SPBU, ia kemudian menanyakan apakah BBM diisi atau tidak

"Saya tanya kenapa mogok, padahal baru isi BBM," katanya.

Setelah ia menunggu, kemudian masyarakat lainnya yang sempat mengisi BBM mengeluhkan seperti yang ia alami.

Baca: Pertamina Akan Tambah Penyalur BBM Satu Harga di Sulawesi

Baca: Harga BBM Non Subsidi Turun, Ini Penjelasan Pertamina

"Kami curiga kenapa motor kami tidak bisa jalan (mogok), ternyata setelah dicek, BBM ini mengandung air," kata dia.

Warga mengeluh ke SPBU Tara-tara karena kendaraan mogok usai isi BBM
Warga mengeluh ke SPBU Tara-tara karena kendaraan mogok usai isi BBM (istimewa)

Personel Satuan Intelkam Polres Tomohon melakukan monitoring permasalahan Senin (4/2/2019), pukul 22.30 wita,

Berdasarkan informasi masyarakat yang adalah para pengemudi kendaraan, di lokasi tempat pengisian BBM di kelurahan Tara Tara, kendaraan yang mereka bawa mengalami mogok diduga BBM jenis Premium telah tercampur dengan air.

Unit V Satuan Intelkam Polres Tomohon dipimpin Aiptu Bobby Rengkuan segera bersama 3 personel Sat Intelkam dengan cepat merapat di SPBU tersebut dan mendapati sekitar 12 unit kendaraan yang dalam keadaan mogok dan tidak bisa dihidupkan mesinnya, karena diduga telah mengisi BBM yang telah bercampur air.

Kasat Tahti Polres Tomohon Iptu Noldy Mamahit, mengatakan, sempat menginterogasi para pengemudi seluruh kendaraan yang keluar SPBU tersebut, karena kendaraan mereka langsung terhenti dan tidak dapat dihidupkan, terindikasi diakibatkan dengan BBM yang telah tercampur air.

"Benar dengan adanya keluhan dari para pengemudi yang menjadi korban mogok kendaraannya dan telah menyerahkan penyelidikan ke Satuan Reskrim Polres Tomohon yaitu penanganan kasus oleh piket Reskrim," kata Mamahit.

Pihak SPBU tidak memberikan keterangan terkait kasus ini.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved