Pokja Infokom PKB GMIM Gelar Rapat Perdana, Bahas Pelatihan Jurnalistik, Sentil Cover Pelita

Kelompok kerja (Pokja) Informasi dan Komunikasi serta IT, Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM, Senin (4/2) malam menggelar pertemuan

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Aswin_Lumintang
istimewa
Personel Pokja Infokom IT, P/KB Sinode GMIM terdiri dari Ketua Pokja, Pnt Jemmy Saroinsong, Sekretaris, Pnt Aswin D Lumintang, Korbid Litbang dan Pokja Infokom IT, Pnt Alfa Pandey dan personel lainnya 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelompok kerja (Pokja) Informasi dan Komunikasi serta IT, Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM, Senin (4/2) malam menggelar pertemuan perdana di satu rumah kopi di bilangan Sario. Pada kesempatan itu, personel Pokja membahas berbagai agenda program kerja pelayanan di tahun 2019, yang dipastikan segera berjalan.

Personel Pokja Infokom IT, P/KB Sinode GMIM bersama Ketua Litbang dan Pokja Infokom IT, Pnt Alfa Pandey
Personel Pokja Infokom IT, P/KB Sinode GMIM bersama Ketua Litbang dan Pokja Infokom IT, Pnt Alfa Pandey (istimewa)

Dalam rapat itu hadir Koordinator Bidang Litbang dan Infokom IT, Pnt Alfa Pandey, Ketua Pokja Infokom IT, Pnt Jemmy Saroinsong, Sekretaris Pokja Infokom IT, Pnt Aswin D Lumintang, Pnt Raymond Pasla, Martino Limpong dan Fernandus Y Adam.

Penatua Alfa mengatakan, rencananya pelatihan jurnalistik akan diadakan di setiap rayon.''Saya akan berkoordinasi dengan Rayon Minahasa dan Tomohon, untuk menggelar pelatihan jurnalistik perdana di wilayah Kawangkoan, '' ujar Pnt Alfa.

Ketua Pokja Infokom IT, Pnt Jemmy Saroinsong mengatakan, kegiatan pelatihan jurnalistik ini diadakan oleh Komisi P/KB Sinode GMIM dengan pemateri personel yang tergabung di Pokja Infokom IT. ''Kalau kesiapan materi tentunya kami Pokja Infokom sudah siap, tinggal kesiapan tempat pelaksanaan dan waktu yang tepat. Koordinasi terkait tempat dan waktu pelaksanaan harus dilakukan sebaik-baiknya, sehingga yang hadir pelatihan nanti banyak, '' ujarnya.

Rapat perdana Pokja Infokom IT, P/KB Sinode GMIM
Rapat perdana Pokja Infokom IT, P/KB Sinode GMIM (istimewa)

Sementara itu, Sekretaris Pokja Infokom IT, Pnt Aswin Lumintang mengatakan, pelatihan jurnalistik ini meski diadakan oleh Komisi P/KB Sinode GMIM, namun pesertanya harus mengakomodir BIPRA. ''Artinya peserta di setiap rayon nanti harus mengundang unsur Bapa, Ibu, Pemuda dan Remaja. Tujuannya agar lebih banyak warga GMIM yang paham akan profesi wartawan, kerja-kerja jurnalistik dan perkembangan media saat ini.

Rapat perdana Pokja Infokom IT juga sempat menyentil Renungan Pelita Edisi Februari-Maret 2019 yang menjadi perbincangan di internal jemaat terutama P/KB di tingkat kolom hingga jemaat. ''Sebaiknya kalau ada persoalan begini Pokja Infokom IT dilibatkan dalam sharing, untuk mendapatkan solusi terbaik. Khan personel Pokja Infokom IT sebagian besar pekerja media, profesinya wartawan jadi paham juga soal makna tulisan, makna foto atau ilustrasi yang dipasang, '' ujarnya.

Penatua Aswin mengusulkan Pelita Edisi Februari-Maret 2019 yang covernya menjadi perbincangan di jemaat di tarik. ''Ini bukan soal tulisan di dalamnya baik. Tapi semua harus paham bahwa foto ataupun ilustrasi satu momen, situasi dan lainnya memiliki makna yang banyak. Ada istilah makna dari satu foto bisa lebih banyak dan dalam dari beberapa tulisan, '' ujarnya.

Pnt Aswin dan Pnt Raymond sepakat kontroversi cover Pelita ini jangan dilihat dari kacamata politik, ''Tapi kita sebagai umat kristiani, pelayan gereja harus jujur bahwa gambar ini tidak terlihat biasa. Kita harus pikirkan jemaat di tingkat bawah dari berbagai latar belakang, termasuk tingkat pendidikan, '' ujar Aswin yang dibenarkan Raymond.

''Sebagai pelayan kita harus punya hati sebagai hamba. Demi suatu kebaikan belum tentu salah pun kita sebagai pelayan baiknya meminta maaf, '' ujarnya.

Diakhir pertemuan Pnt Alfa Pandey selaku Korbid Litbang dan Infokom IT berjanji akan membawa seluruh hasil pertemuan Pokja Infokom IT di pertemuan Komisi P/KB Sinode GMIM. ''Hasil pertemuan malam ini akan saya paparkan di tingkat Komisi P/KB, '' ujarnya.

Klarifikasi Soal Pelita

Shalom...slamat pagi/siang/malam rekan2 Penatua PKB.

Merespon terhadap banyaknya pertanyaan terkait cover Pelita edisi februari-maret 2019, kami merasa perlu utk menyampaikan bbrp hal yg sekiranya dapat menambah penjelasan. Semoga pro-kontra yg dapat mengganggu persekutuan jemaat lebih khusus PKB tidak berkepanjangan. Berikut penjelasannya:

1.Cover pelita tsb murni sbg "ilustrasi" saja untuk menggambarkan keberadaan YK sbg Alfa dan Omega. Yang adalah Awal dan Akhir.
2. Yang Awal biasanya diidentikkan dgn tindakan penciptaan yg sbgmana diketahui melahirkan keindahan, keharmonisan, kehidupan, dsb. Inilah yg mau digambarkan sbg sisi terang.
3. Sebaliknya, Yang Akhir diidentikkan dgn akhir dunia, akhir yang diciptakan atau kiamat yg diketahui ditandai dgn langit merah darah, berbagai bencana yang membawa dunia pada kehancuran, kegelapan dan kebinasaan. Inilah yg direpresentasikan dgn sisi gelap.
4. YK dlm perjalanan dunia adalah sosok yang tetap sama yaitu Yang Maha Hadir, dalam situasi dunia yang terang maupun gelap sekalipun.
5. Disaat situasi akhir dunia yg digambarkan sebagai kegelapan, manusia pun merasa seperti ditinggalkan TUHAN: penyakit, peperangan, bencana, dll (inilah yg mau digambarkan kehadiran YK menjadi seakan 'gelap') tetapi sesungguhnya YK tetap ada, tetap sama bahkan tetap yang mengendalikan segala sesuatu. Itulah YK yang SATU. DIA yg ada dalam dimensi penciptaan dan DIA juga sosok yang sama dalam dimensi kiamat. DIA berkuasa atas penciptaan dunia (yg digambarkan sbg terang dan DIA juga yang berkuasa atas akhir dunia yg digambarkan sebagai sisi gelap).
6. Tidak ada maksud untuk melakukan pemisahan atau membelah sosok YK menjadi dua sosok yang berbeda. Kalaupun terkesan demikian, ini tak luput dari keterbatasan dlm melakukan editing. Yang lebih pas, tidak ada garis lurus/tegas pemisah antara dua sisi tetapi alur yang lebih alami mengikuti lekuk wajah (contoh seperti bola bumi yg terdapat samping siang dan malam yang tidak dipisahkan oleh satu garis lurus/tegas utk menunjukkan bola bumi yang sama).
7. Diakui memang ada keterbatasan waktu utk melakukan smothing editing thp ide imajinasi ke visualisasi dalam bentuk gambar. Tetapi ide dasar dari ilustrasi cover adalah sbg mana dijelaskan di atas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved