Angpau, Warna Merah, hingga Hujan Jadi Tradisi Kepercayan di Hari Raya Imlek

Tahun baru Imlek Kali ini tak hanya dirayakan di China, keturunan Tionghoa yang tersebar di berbagai belahan dunia pun ikut merayakan kemeriahannya

Angpau, Warna Merah, hingga Hujan Jadi Tradisi Kepercayan di Hari Raya Imlek
Internet
Makna lilin berwarna merah di perayaan Imlek 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Tahun baru Imlek Kali ini tak hanya dirayakan di China, keturunan Tionghoa yang tersebar di berbagai belahan dunia pun ikut merayakan kemeriahannya, termasuk Indonesia.

Salah satu tradisi dan seni yang paling ditunggu dalam setiap pergantian Tahun Baru Imlek adalah pementasan barongsai dan liong.

Bergerak sesuai irama tabuhan, barongsai dan liong meliuk beratraksi, membuat decak kagum orang yang menonton. Namun, bukan hanya barongsai dan liong saja yang memeriahkan Imlek.

Masih banyak sejumlah tradisi Tionghoa lain yang menarik. Berikut beberapa di antaranya:

Pantangan

Inti dari hari raya Imlek bagi masyarakat Tionghoa adalah berkumpul bersama, duduk di meja makan dan bersyukur dalam kebersamaan.

Namun, ada serangkaian sejumlah ritual yang dilakukan dalam menyambut tahun baru. Salah satunya adalah mereka harus membersihkan rumah mereka sebelum Imlek.

Baca: GMIM Imanuel Bahu Siap Gelar Pesta Tulude Wilayah Manado Barat Daya

Baca: Tak Raih Hasil Positif di 2 Laga Kontra Home United Sebelumnya, Ivan Kolev: Itu Masa Lalu

Menurut kepercayaan Tionghoa, membersihkan rumah dapat mengeluarkan hal buruk selama setahun sebelumnya.

Mereka biasanya menyapu halaman rumah dan menata kondisi rumah menjelang Imlek.

Namun, membersihkan rumah justru pantang dilakukan saat Imlek.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved