Terobos Lumpur: Ini yang Dilakukan Istri Gubernur dan Wagub

Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara turun lapangan menemui

Terobos Lumpur: Ini yang Dilakukan Istri Gubernur dan Wagub
ISTIMEWA
Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Ny Rita M Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua Ny Kartika Devi Tanos membawa bantuan bagi korban banjir dan longsor di Manado, Jumat (1/2/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara turun lapangan menemui para korban bencana banjir dan tanah longsor Kota Manado.

Ketua TP PKK Rita Dondokambey-Tamuntuan dan wakilnya Devi Kandouw-Tanos serta pengurus bersama tim Dharma Wanita yang dipimpin Silangen Lombok turun ke lokasi banjir.

Para istri pejaat Pemprov Sulut itu rela menerobos lumpur dan sampah yang berserakan dari sisa-sisa banjir. "Kasihan ini para korban bencana, dengan melihat kondisi seperti ini. Tapi kita harus mengulurkan tangan membantu warga yang mengalami kesusahan, dan tetap memberikan motivasi agar tetap kuat menghadapi cobaan ini," ungkap Rita, Minggu (3/2/2019).

Adapun lokasi yang dikunjungi yaitu Kombos Timur, kediaman Richard Patabone, anak berusia 5 Tahun yang menjadi korban banjir pada Jumat (1/2/2019).

Dilanjutkan ke rumah keluarga Lapian-Benda, salah satu anak korban tanah longsor Natalia Lapian. Rita dan Ibu Devi mengunjungi rumah keluarga korban yang untuk sementara tinggal di rumah keluarga di Kelurahan Jati Tumumpa.

Pada kesempatan ini Rita bersama rombongan sempat bercerita ibu korban Natalia, Ria Bendah mengenai kejadian naas yang menimpa keluarganya.

Pada saat itu saudara kembar Natalia yang selamat Natalio (1) juga dipeluk ibunya. Istri Gubernur Sulut Olly Dondokambey pun dengan wajah sedih saat menyapa, bahkan membelai wajah Natalio.
Begitu juga ketika melihat foto Natalia semasa hidupnya bersama kembarannya, ibu Rita tampak semakin sedih.

"Atas nama pribadi serta keluarga, TP PKK Sulut dan pemerintah provinsi mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya ade Natalia. Keluarga yang ditingglkan harus tabah dan kuat menerima cobaan ini," ujar Rita pada ibu korban.

Pada kunjungan ini Ibu Rita dan rombongan TP PKK memberikan bantuan uang, makanan siap saji dan kemasan, air minum hingga kain serta pakaian dalam untuk keluarga korban.

Usai itu, rombongan melanjutkan memberi bantuan di beberapa titik di Kelurahan Bailang, yaitu Panti Asuhan Bailang, warga di Lingkungan V dan IV Bailang, serta pesantren di Bailang.

Personel TNI mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Manado, Jumat (1/2/2019).
Personel TNI mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Manado, Jumat (1/2/2019). (Istimewa/Kodam XIII/Merdeka)

Hampir 1 jam rombongan masuk ke rumah-rumah hingga menyusuri lorong, cuaca panas terik tak menghentikan langkah para wanita itu. Warga pun begitu antusias atas kedatangan rombongan TP PKK dan Darmawanita Sulut ini, termasuk banyak keluhan yang disampaikan warga pada Rita bersama rombongannya.
Ibu Norma Umar, warga Bailang, korban yang rumahnya hancur diterjang banjir menyampaikan keluhan ke Rita.

"Kami di sini butuh air bersih dan makanan siap saji. Selain itu juga pakaian dan kebutuhan anak-anak," kata Kartini Rahman mewakili warga memberikan apresiasi kepada istri gubernur dan wagub yang telah berkunjung langsung di lokasi banjir dan tanah longsor.

"Terima kasih ibu, kami sangat terbantu atas pemberian sarung, makanan siap saji dan kebutuhan anak serta bahan manakan. Kami juga bersyukur mendapat bantuan kasur baru," ucap Kartini.

Sementara Rita memberikan semangat kepada warga atas kejadian musibah yang menimpa. "Warga Manado harus tetap sabar, tabah dan tetap semangat. Selalu waspada karena akhir-akhir ini cuaca tidak menentu. Kami berusaha membantu warga kota manado, semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga," kata Rita.

Adapun bantuan yang diserahkan kepada warga korban banjir dan tanah longsor yaitu uang tunai, 500 kotak makan siap saji, 30 sak beras per 5 kg, 30 dus air mineral, 30 dos mie instan, 20 karton biscuit, 10 karton susu kemasan, 8 karton biscuit merek Khong Guan, 6 karton mie gelas, 6 karton pampers, 4 karton pembalut, 20 buah kasur, 1 bal kain sarung dan1 bal pakaian dalam wanita.

Tampak turut mendampingi rombongan Kepala Biro Umum Clay Dondokambey dan Kepala Bagian Humas Cres Iroth. (ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved