Polsek Bolaang Uki Turunkan Bhabinkamtibmas Tangkal Isu Hoaks di Tengah Masyarakat

Bhabinkamtibmas juga hadir untuk memberantas akun radikal. Dalam hal ini polisi berkoordinasi dengan tim cyber crime Polda Sulut.

Polsek Bolaang Uki Turunkan Bhabinkamtibmas Tangkal Isu Hoaks di Tengah Masyarakat
ISTIMEWA
Personel Bhabinkamtibmas Polsek Urban Bolaang Uki berdialog dengan warga. 

Liputan Wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Polsek Urban Bolaang Uki di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Bolsel mulai menggerakkan para bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas tersebut sesuai instruksi Kapolda Sulawesi Utara Irjen Sigid Tri Hardjanto agar menciptakan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus memupus penyebaran kabar bohong alias hoaks jelang Pemilu 2019.

"Pak Kapolda minta polisi harus dekat dengan masyarakat. Dekati mereka agar tidak terpengaruh dengan informasi-informasi yang berbau ujaran kebencian," jelas Kapolsek Urban Bolaang Uki Kompol Baharudin Samin melalui Bintara Polsek Bripka Peppy Gobel, Minggu (3/2/2019).

Bhabinkamtibmas juga hadir untuk memberantas akun radikal. Dalam hal ini polisi berkoordinasi dengan tim cyber crime Polda Sulut.

"Jika menemukan akun radikal kita langsung sampaikan dan berkomunikasi dengan tim cyber crime," jelasnya.

BERITA POPULER:

Baca: Soal Kasus Kitab Suci Fiksi, Rocky Gerung 5 Jam Diperiksa Polisi

Baca: Prostitusi Artis - 10 Artis Ini Ngaku Pernah Ditawar Main, Ada yang Tarif Rp 50 Juta - Rp 2 Miliar

Baca: Ini Sosok Sir Jon Durmas, Guru Penuh Prestasi yang Jadi Korban Longsor Manado

Kata dia, untuk menghimpun data akun radikal pihaknya bisa, namun untuk melacak di mana keberadaan mereka sangat bergantung pada tim tersebut.

"Kalau sudah keterlaluan dan membahayakan langsung dilacak dan dikejar," jelasnya.

Kata dia, sudah ada contoh beberapa kali pihaknya mengamankan para penebar kebencian melalui media sosial seperti Facebook dan sebagainya.

"Terakhir yang kita amankan di Duminanga karena menghina kepala daerah," kata dia. (*)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved