Pemprov Sulut Terus Salurkan Bantuan ke-27 Kelurahan Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Pemprov Sulut Terus memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor yang terjadi Manado

Pemprov Sulut Terus Salurkan Bantuan ke-27 Kelurahan Terdampak Banjir dan Longsor di Manado
ISTIMEWA
Gubernur Olly Dondokambey langsung bergerak cepat meninjau lokasi banjir dan longsor di Kota Manado pada Jumat (1/2/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hujan deras yang mengguyur Kota Manado, Jumat (1/2/2019) sedikitnya 27 Kelurahan di Manado dan sekitarnya terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Demikian data terakhir yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulut.

Di Manado, terdampak banjir dan longsor di delapan Kecamatan, kemudian bencana longsor di Minahasa.

Akibat bencana ini menyebabkan tiga korban jiwa, tercatat 800 kepala keluarga haeus mengungsi dengan jumlah penduduk 2.525 jiwa.

Baca: BPBD Manado: Korban Longsor Manado Tua Harus Pindah

 Pemerintah Provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw langsung merespon bencana dengan menyalurkan bantuan.

Langkah awal dengan menyiagakan jajarannya dengan membentuk posko siaga bencana di lobi kantor Gubernur Sulut,

Hingga dini hari posko siaga bencana terus menerima aduan dari masyarakat di sejumlah titik bencana dan langsung ditindaklanjuti dengan bantuan makanan dan minuman di lokasi bencana.

Baca: Kebakaran di Kolongan Tomohon, 7 Keluarga Jadi Korban, Warga Mengeluh Armada Damkar Lambat

"Hingga saat ini kami terus melakukan koordinasi dengan sumbangan awal yang masuk dari seluruh Perangkat Daerah jajaran Pemprov Sulut sesuai instruksi dari Pak Gubernur Olly. Semua bantuan tersebut langsung disalurkan kepada masyarakat di lokasi bencana," jelas Sekprov Edwin Silangen didampingi Koordinator Sekretariat Posko Bencana Pemprov Sulut, Karo Umum Clay Dondokambey dan Plt Karo Humas Protokol, Dantje Lantang.

Baca: Ruas Jalan Sempat Lumpuh Akibat Pohon Tumbang, BPBD Bitung Himbau Hal Ini

Adapun, bantuan yang disalurkan adalah makanan dus, air mineral, biskuit dan pakaian.

Sejumlah bantuan yang langsung disalurkan dan diterima oleh lurah dan kepala lingkungan dan masyarakat.

Bantuan yang sudah disalurkan yakni makanan siap saji : 5050 kotak, air mineral : 350 dus, biskuit : 65 karton, gula pasir 30 kilogram, susu 40 dus, Kopi : 10 dus, dan mie (KBBI:mi) Instan : 20 dus. (ryo)

Adapun data terdampak Banjir Kota Manado, diantaranya:
1. Kec. Tuminting (Sumompo, Sindulang, Karangria)
2. Kec. Singkil (Karame, Ketang Baru, Kombos)
3. Kec. Bunaken Darat (Bailang)
4. Kec. Tikala (Taas, Tikala Baru, Banjer, Dendengan, Paal 4)
5. Kec. Wanea (Bumi Nyiur, Tingkulu, Tanjung Batu, Ranotana, Wanea)
6. Kec. Wenang (Komo)
7. Kec. Mapanget (Kairagi)
8. Kec. Sario (Sario Tumpaan)

Terdampak Longsor di :
1. Kota Manado : Kel. Mahawu, Kel. Taas,
2. Kab. Minahasa : Desa Tateli Weru Kec. Mandolang, Desa Sumarayar Kec. Langowan Timur, Desa Papakelan Kec. Tondano Timur

Korban Meninggal 3 (tiga) orang :
1. Adik Richard Patombone, Umur 5 Tahun, Korban Hanyut terseret arus sungai, alamat Kombos Timur
2. Bayi Natalia Lapian, Korban, Umur 1 Tahun, Korban Tanah Longsor, alamat Kel. Mahawu
3. Bapak Jon Duarmas, Umur 45 Tahun, Korban Longsor, Alamat Kel. Taas, Kel. Dendengan)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved