Guntur Romli: Buni Yani Masuk Penjara Itu Bukti Dia Kalah dalam Mubahalah

Menurut Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli, Buni Yani sudah sejak pengadilan pertama menantang mubahalah.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Mohamad Guntur Romli 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelum dieksekusi masuk penjara, Buni Yani kembali menantang mubahalah.

Menurut Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli, Buni Yani sudah sejak pengadilan pertama menantang mubahalah.

Dengan masuk penjara sebenarnya bukti Buni Yani kalah dalam mubahalah.

"Buni Yani berkali-kali mubahalah sejak awal kasus ini, dengan dia masuk penjara sebenarnya dia sudah kalah dalam mubahalah, karena mubahalah berlaku efektif di dunia juga, tidak harus nunggu di akhirat," kata Guntur Romli yang juga menjadi saksi dalam persidangan kasus Buni Yani.

"Mubahalah itu kan untuk membuktikan mana yang benar dan mana yang salah dengan campur tangan Allah, nah putusan terhadap Buni Yani itu konsisten dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi sampai kasasi MA, jadi sudah terbukti mubahalah Buni Yani kalah," jelas Guntur Romli yang juga dikenal sebagai aktivis muda NU

Baca: Guntur Romli: Kubu Prabowo-Sandi Takut Sama Balita, Panik Sudah Dalam Taraf Akut

Baca: Kunjungan Sandiaga di Makassar Disinggung Guntur Romli Hanya Sandiwira, Apa Sih Penyebabnya?

Baca: Mempermasalahkan Jan Ethes, Guntur Romli Nilai Kubu Prabowo Sandi Takut pada Balita

Baca: Ahok Bebas, Habib Sting Makam Mbah Priuk Syukuran hingga Potong Kerbau, Guntur Romli Turut Hadir

Guntur Romli meminta Buni Yani menjalani hukuman penjara karena susah lama ditunda.

"Kalau mau dibandingkan dengan kasus Ahok, Buni Yani harusnya ditahan sejak vonis pertama, November 2017, bahkan kasasi dia sudah ditolak November 2018, dia sudah keenakan ditunda terus, bukannya bersyukur malah nantang-nantang lagi mubahalah yang terbukti dia sudah kalah" pungkas Guntur Romli. (rilis)

TONTON JUGA:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved