Banjir Manado, Warga Bitung Karangria Mengungsi ke Gereja dan Taman Kanak-kanak

Gereja GMIM Petra Karang Ria dan TK pertiwi menjadi lokasi pengungsian warga lingkungan 2 Kelurahan Bitung Karangria, Kota Manado

Banjir Manado, Warga Bitung Karangria Mengungsi ke Gereja dan Taman Kanak-kanak
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Gereja GMIM Petra Karang Ria dan TK pertiwi menjadi lokasi pengungsian warga lingkungan 2 Kelurahan Bitung Karang Ria, Kota Manado, pada Jumat (1/2/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gereja GMIM Petra Karang Ria dan TK pertiwi menjadi lokasi pengungsian warga lingkungan 2 Kelurahan Bitung Karangria, Kota Manado, pada Jumat (1/2/2019)

"Warga mulai mengungsi sejak pukul 08.30 wita, ke lokasi pengungsian," Hari Tuilan warga yang terdampak.

Akibat hujan berkepanjang air meluap hingga Dada orang dewasa di lingkugan 2 bagian belakang dan bervariatis mulai dari atas lutut orang dewasa di wilayah lingkungan 2 lainnya.

"Tidak sempat selamatkan barang berharga," tambahnya.

Ibu Lenny Ijong warga lainya kondisi rumahnya lebih parah kRena berdekatan dengan saluran besar yang mengarah ke laut.

"Dua lemari es kami sudah tak terselamatkan," kata ibu Ijong di lokasi pengungsian.

Baca: Hujan Deras Landa Manado, Jalan Hasanudin Tuminting Ditutup

Baca: Banjir Lewati Level Bahaya, Pemkot Manado Minta Warga Mengungsi

Gereja GMIM Petra Karang Ria dan TK pertiwi menjadi lokasi pengungsian warga lingkungan 2 Kelurahan Bitung Karang Ria, Kota Manado, pada Jumat (1/2/2019)
Gereja GMIM Petra Karang Ria dan TK pertiwi menjadi lokasi pengungsian warga lingkungan 2 Kelurahan Bitung Karang Ria, Kota Manado, pada Jumat (1/2/2019) (TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE)

Jalan Hasanudin Tuminting Ditutup

Sementara itu, ruas Jalan Tumunting Manado, dampak hujan berkepanjangan Jalan Hasanudin tepatnya di depan SDN 12 dan SMPN 5 tergenang air sampai perut orang dewasa, Jumat (1/2/2019).

"Jalan didepan sekolah ditutup sejak pukul 9 pagi. Anak-anak sekolah langsung disuruh pulang," kata Ibu Asa, Guru Bahasa Inggris SMP 5 kepada tribunmanado.co.id

Kondisi ini lebih berbahaya ketimbang kejadian 2014.

 
Selain jalan yang sudah tidak dibuka karena sudah tergenang air eks kantor camat Tuminting yang dipakai SMPN 5 juga tergenang air.

"Saya langsung mengungsi dari rumah dengan pakaiam di badan karena sudah tak sempat selamatkan barang," kata dia sambul melihat kondisi rumah yang berada di dalam SMPN 5 Manado.

Baca: BREAKING NEWS: Bocah 1 Tahun di Mahawu Tuminting Tewas Tertimbun Longsor, Saudara Kembarnya Selamat!

Baca: UPDATE Foto-foto Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang di Kota Manado 

"Biasanya hanya sebentar sudah berhenti. Tapi sekarang banjir besar dengan durasinya lama. Kami khawatir dan takut dengan kondisi sekarang," tururnya.

Akibatnya, dia bersama dua anak, Satpol PP bersama anak lima dan istrinya harus mengungsi ke tempat aman.

"Panjang genangan air di jalan Hasanudin sejauh sekitar 50 meter ke arah pasar Tuminting," tandasnya.

TONTON JUGA:

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved