Selama Januari, Tercatat 15 Kasus Demam Berdarah di Sitaro

Di Tagulandang dengan 11 pasien, satu di antaranya meninggal dunia dan lainnya ada yang sudah sembuh, serta ada yang sementara menjalani perawatan.

Selama Januari, Tercatat 15 Kasus Demam Berdarah di Sitaro
Tribun Manado
Fogging DBD di Tagulandang, Sitaro. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Kasus demam berdarah dangue (DBD) di Kabupaten Kepulauan Sitaro meningkat cukup banyak.

"Sampai akhir bulan Januari ini, kasus DBD di Sitaro mencapai 15," jelas dr Ria Papalapu MKes, Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, Kamis (31/1/2019).

Ia mengatakan, data tersebut didapatkan dari laporan yang diberikan oleh puskesmas dan rumah sakit di Sitaro.

Kejadian tersebut terjadi di Siau dengan satu orang pasien namun sudah selesai menjalani perawatan.

Baca: Dinkes Sitaro Lakukan Pengasapan DBD di Tiga Desa di Tagulandang

Baca: DPRD Desak Pemkot Tetapkan KLB, Korban DBD Sudah 8 Orang

Ada lagi di Tagulandang dengan 11 pasien, terdiri dari satu pasien meninggal dunia dan lainnya ada yang sudah sembuh, serta ada yang sementara menjalani perawatan.

Adapun di Biaro tercatat tiga pasien namun sudah sembuh.

Sejauh ini Dinkes Sitaro sudah melakukan fogging di beberapa desa di Tagulandang.

Namun, Ria meminta masyarakat juga melakukan pencegahan agar wabah DBD tidak berkembang.

"Tetap lakukan 3M plus, sebab itu dapat membunuh jentik, karena kalau fogging hanya membunuh nyamuk dewasa," jelas dia.

BERITA POPULER:

Baca: KPU RI Umumkan 49 Caleg Eks Koruptor, 4 Orang dari Sulut, Berikut Data Diri dan Kasus Mereka

Baca: Pemda Bolmong Pindahkan Kas Daerah dari Bank SulutGo: Begini Kata Gubernur Olly

Baca: Heboh Video Mesum Remaja Menyebar di WhatsApp, Lokasi Pengambilan Video Diduga di Langowan Minahasa

Di setiap rumah juga harus ada satu orang yang bertugas untuk menemukan dan membasmi jentik nyamuk.

Ia juga berharap agar masyarakat selalu waspada, jika anak atau orang dewasa panas, segera periksakan ke puskesmas atau rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan.

Ia menekankan, jangan sampai itu DBD dan dibiarkan karena akan fatal akibatnya. (*)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved