Pegadaian Siap Luncurkan Fintech Lending, Bidik Kalangan Milenial Kota

Pegadaian juga akan berkolaborasi dengan lima hingga enam fintech berbasis peer to peer (P2P) lending.

Pegadaian Siap Luncurkan Fintech Lending, Bidik Kalangan Milenial Kota
tribunmanado
Pegadaian Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Rencananya, PT Pegadaian (Persero) akan meluncurkan layanan fintech lending pada pertengahan tahun 2019. Layanan tersebut membidik nasabah dari kalangan milenial perkotaan.

Terkait rencana ini, Direktur Teknologi Informasi Digital Pegadaian Teguh Wahyono mengaku, Pegadaian masih menunggu perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisa beroperasi secara resmi di semester II-2019.

“Untuk izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan masih proses, karena kami belum mempunyai izinnya,” kata Teguh, seperti dilansir kontan.co.id.

Pegadaian akan membidik pasar fintech Pegadaian yang berbeda dari yang lain. Maka itu Pegadaian tengah mendalami permintaan pasar, serta mempelajari sistem dan bisnis fintech lending.

Pegadaian juga akan berkolaborasi dengan lima hingga enam fintech berbasis peer to peer (P2P) lending. Melalui kerjasama ini, Pegadaian berperan sebagai lender yang memberikan pinjaman ke debitur di platform fintech

Ia berharap, melalui kerja sama ini, Pegadaian bisa menyalurkan kredit sebesar Rp 1 triliun. Yang artinya, kolaborasi dengan fintech bisa mengerek bisnis pembiayaan antara 5%-6% di tahun ini.

Dijelaskan, perjanjian kerja sama dengan satu fintech akan rampung akhir Januari dan terealisasi pada Februari 2019. Perseroan menjadikan kerja sama awal ini menjadi acuan, bagi kerja sama berikutnya dengan perusahaan berbasis teknologi tersebut.

Namun ia enggan menyebut nama-nama perusahaan fintech yang diajak berkolaborasi. Yang jelas, perusahaan yang diajak untuk berkolaborasi adalah fintech yang sudah berkembang besar.

Pegadaian saat ini tengah gencar memperluas pemasaran melalui jaringan digital, yang saat ini kontribusinya masih rendah.

Pegadaian menyiapkan dana untuk pengembangan informasi teknologi (IT) sebesar Rp 500 miliar di 2019, atau dua kali lipat lebih tinggi dari tahun lalu. (*)

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved