Jelang Debat Pilpres ke-2, Prabowo Diskusi Dengan Para Ahli Soal Pangan dan Impor.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga terus bersiap jelang debat kedua capres-cawapres pada 17 Februari 2019 mendatang.

Jelang Debat Pilpres ke-2, Prabowo Diskusi Dengan Para Ahli Soal Pangan dan Impor.
pepnews.com
Prabowo Subianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga terus bersiap jelang debat kedua capres-cawapres pada 17 Februari 2019 mendatang.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatak, Prabowo juga telah berdiskusi dan mendengarkan sejumlah masukan dari para ahli untuk persiapan debat.

"Yaa salah satunya hari ini melakukan persiapan debat misalnya berdiskusi dengan para pihat yang terkait dengan isu pangan, infrastruktur kemudian energi. Pak prabowo banyak mendengar," kata Dahnil saat ditemui di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).

Dahnil juga mengatakan, diskusi Prabowo dengan para ahli juga akan membahas soal pangan dan impor.

Baca: Persebaya Surabaya Hanya Butuh Kepastian, Bukan Piala Presiden

Baca: Honda BeAT Street Tampil Baru, Makin Sporty dan Elegan

Ia lantas menyebut, janji kampanye Presiden Jokowi pada tahun 2014, tak ingin impor bahan pangan. Namun, nyatanya tidak terbukti.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

"Ya tentu, impor kan menjadi salah satu impor menjadi masalah pelik hari ini, pak Jokowi janji engga impor, namun faktanya melakukan impor," ungkap Dahnil.

Eks Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini juga mengatakan, komitmen Prabowo-Sandi soal kedaulatan pangan dengan menyediakan lahan garapan.

"Tentu Pak Prabowo akan dorong kedaulatan pangan bahkan cara spesifik dengan Pak Prabowo mendorong 1 juta hektar, 2 juta hektar untuk tanam padi. Kemudian, ada mendorong 500 ribu hektar untuk nanam jagung, kemudian 1,5 juta hektar untuk tanam pangan lainnya," ungkap Dahnil.

Artikel telah tayang sebelumnya di tribunnews.com dengan judul Capres Prabowo Berdiskusi dan Dengarkan Masukan Para Ahli Jelang Debat Kedua

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved