DPO Kasus Korupsi Rp 2,7 Miliar asal Morotai Tertangkap di Bolaang Uki

Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Maluku Utara berhasil mengamankan DPO asal Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Candra Kipu

DPO Kasus Korupsi Rp 2,7 Miliar asal Morotai Tertangkap di Bolaang Uki
Istimewa
DPO Kasus Korupsi dari Morotai diamankan Tim Intelijen Kejagung dan Kejati Maluku Utara 

DPO Korupsi Rp 2,7 Miliar asal Morotai Tertangkap di Bolaang Uki

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Maluku Utara berhasil mengamankan daftar pencarian orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Candra Kipu (52), asal Morotai.

Informasi yang dihimpun tribunmanado.co.id, Kamis (31/1), Candra Kipu bersalah dalam perkara kasus korupsi proyek rumput laut di Kabupaten Morotai tahun 2009 yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 2.767.967.750 dan denda Rp 200.000.000, serta uang pengganti sebesar Rp 2.767.967.750.

Ia diamankan di Desa Tolondadu II, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Rabu (30/1) pukul 18.35 Wita, setelah DPO sejak tahun 2012.

Baca: Sepanjang 2018 Polsek Bolaang Uki Tangani 118 Kasus, Paling Banyak Penganiayaan

Baca: Daftar 49 Caleg Mantan Narapidana Korupsi, Sulut Ada 4 Orang!

Baca: Pengamat Nilai Publik Perlu Mengetahui Rekam Jejak Korupsi dan Integritas Caleg.

Pada pukul 21.00 Wita yang bersangkutan pun digiring ke kantor Kejari Kotamobagu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mengeluarkan surat nomor R-49/S.2.3/Ds1/11/2018 tanggal 21 November 2018 perihal Permohonan Bantuan Pencarian Terpidana l Candra Kipu dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 928 K/PID.SUS/2012 tanggal 13 Juni 2012. (fin)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved