Demi Cita-cita Masuk TNI, Dua Anak Pesisir Danau Bunong Boltim Mendayung Perahu Menuju Sekolah

Pernah sekali hujan mengguyur di tengah perjalanan. Seluruh pakaian dan buku basah. Meski begitu mereka tetap masuk sekolah untuk belajar.

Demi Cita-cita Masuk TNI, Dua Anak Pesisir Danau Bunong Boltim Mendayung Perahu Menuju Sekolah
Tribun Manado
Ridwan dan Riswan Pura, siswa Kelas 9 SMP Negeri 2 Baret, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, naik perahu menuju sekolah. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Ridwan (15) dan Riswan Pura (15), siswa Kelas 9 SMP Negeri 2 Baret, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, setiap hari harus naik perahu untuk menuju ke sekolah.

Pukul 07.00 Wita, Ridwan dan Riswan bersandar di tepi Danau Bunong. Keduanya sudah mengenakan seragam sekolah.

Perahu yang dipakai tadi diikat di sebuah batang kayu besar agar tidak hanyut.

Selanjutnya, keduanya melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor yang telah dititip di rumah warga.

Baca: 20 Siswa di Boltim Terima KIP, Sehan : Tidak ada Pelajar Putus Sekolah

Menyebrang menggunakan perahu dayung ke sekolah setiap hari mereka lakukan demi menutut ilmu dan mengejar cita-cita jadi TNI.

Rumah keduanya terbilang jauh dari sekolah. Untuk pergi ke sekolah, mereka harus melewati Danau Bunong menggunakan perahu dayung, kemudian naik sepeda motor ke sekolah.

"Tiap hari pergi ke sekolah naik perahu," ujar Ridwan, Kamis (31/1/2019).

Kata dia, sejak kedua orang tua memutuskan untuk pindah rumah ke kebun di Desa Togid, tepatnya berada di daerah pesisir Danau Bunong, semua akses harus menggunakan perahu dayung atau katinting.

Baca: Mercusuar di Danau Bunong Togid Jadi Destinasi Wisata Baru Warga Boltim

Sudah hampir enam tahun lamanya mereka tinggal di pinggiran danau.

Halaman
123
Penulis: Vendi Lera
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved