Warga Bolsel Mengaku Geram dan kecewa dengan PLN, Listrik Sering Padam

Warga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) geram dan kecewa dengan geram karena seringnya pemadaman listrik yang dilakukan

Warga Bolsel Mengaku Geram dan kecewa dengan PLN, Listrik Sering Padam
Istimewa
Foto pemindahan tiang listrik di wilayah Molibagu yang masuk ke badan jalan 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MOLIBAGU-Sering terjadinya pemadaman listrik tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, akhirnya membuat warga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) geram dan kecewa, Rabu (30/1/19).

Nining Hasan satu diantaranya, warga Desa Popodu ini mengatakan hampir setiap hari pasti listrik padam dengan waktu tidak menentu dan paling banyak saat menjelang magrib.

"Membuat kami emosi, suka-suka mereka (PLN) memadamkan listrik. Kemudian kalau lewat batas waktu mereka akan memutuskan jaringan," kesalnya.

Baca: Jadwal Pemadaman Listrik di Manado & Tomohon Kamis (10/1/2019), Cek Nomor Kontak PLN di Sini!

Senada diucapkan oleh Nurhayati Pononggi, warga Desa Sondana dusun IV mempertanyakan pemadaman yang terjadi setiap hari.

"Kalau seperti ini barang elektronik di rumah rusak," jelasnya.

Terpisah Anggota DPRD Bolsel Marcel Aliu mengaku banyak kali menerima keluhan masyarakat terkait pemadaman ini.

Bahkan kata dia, sudah mengadakan pertemuan dengar pendapat dengan pihak PLN, menanyakan duduk perkara karena rakyat dirugikan.

Baca: Jhon Jawab Keluhan Masyarakat Terhadap Pemadaman Listrik di Bolsel

"Mereka butuh penjelasan lebih rinci. Pihak PLN mengatakan, sudah menyampaikan kepada aparat desa dalam hal ini Sangadi, akan ada pemadaman. Tapi mungkin informasinya tidak sampai ke masyarakat," ujar Marcel.

Menjawab keluhan masyarakat, Kepala PLN Molibagu Jhon Fi mengatakan, pemadaman terjadi karena mesin PLN sedang bermasalah ditambah gangguan alam.

"Setiap pemadaman rutin, 2-3. Biasanya karena kelapa yang roboh, jatuhnya pohon rumbia, atau juga karena hewan seperti ular," terangnya.

Baca: PLN Molibagu Memohon Maaf Atas Pemadaman Listrik di Bolsel

Dijelaskan John, mesin yang ada di PLN Molibagu menyuplai listrik dari desa Sondana-desa Iligon. Sementara untuk desa ibukota-desa Lion kecamatan Posigadan, di suplai dari PLN Kotamobagu dan Gorontalo.

"Jadi jika daerah Gorontalo dan Kotamobagu padam listrik, maka otomatis desa seputaran ibukota juga akan merasakan dampaknya. Kebutuhan listrik di Bolsel tiga mega, sedangkan mesin di Molibagu tidak sampai segitu. Makanya Bolsel juga disumbang listrik dari Kotamobagu dan Gorontalo," tandasnya. (lix)

Berita Populer: Pemkot Manado Akan Pindahkan Rekening Daerah Pada Bulan Maret

Berita Populer: Sering Didesak Warganet Segera Menikah, Intip 9 Potret Mesra Al Ghazali dan Alyssa Daguise!

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved