Uang Kas Berpindah, Bank SulutGo Terancam Kena Kredit Macet

Biaya administrasi yang didapat dari uang kas daerah itu otomatis turut hilang, seiring berpindahnya kas daerah dari Bank SulutGo.

Uang Kas Berpindah, Bank SulutGo Terancam Kena Kredit Macet
ISTIMEWA
Robert Winerungan 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bank SulutGo terancam mengalami kredit macet jika sejumlah daerah benar-benar menarik kas mereka dari bank daerah tersebut. Sebab banyak aparatur sipil negara yang meminjam uang di Bank SulutGo.

"Istilah ekonomoninya Non Performing Loan Bank SulutGo akan tinggi. Sebab gaji Aparatur Sipil Negara akan pindah ke bank lain sesuai yang ditentukan kepala daerahnya," ujar Dosen Ekonomi dari Universitas Negeri Manado, Robert Winerungan, Rabu (30/1).

Rata-rata ASN telah mengambil kredit di Bank SulutGo. Namun meski mengalami kredit macet, Bank SulutGo bisa bekerja sama dengan bank baru yang menjadi tempat berpindah kas tersebut.

"Kan ada BI checking. Tak serta merta ASN bisa meminjam di bank baru, sementara ada kredit macet di bank sebelumnya," katanya.

Biaya administrasi yang didapat dari uang kas daerah itu otomatis turut hilang, seiring berpindahnya kas daerah dari Bank SulutGo. Operasional Bank SulutGo terganggu.

"Untuk bangkrut saya kira tidak, tapi operasionalnya terganggu. Kan yang pindah uang kas saja, bukan saham. Kalau saham, harus ada yang beli dulu, dan prosesnya panjang," ujarnya.

Daerah seperti Bolaang Mongondow, Manado, Bitung, Kotamobagu dan Minahasa Utara yang berencana memindahkan uang kas mereka rata-rata adalah pemenang saham.

Kata Robert, jika ada proses soal pelayanan Bank SulutGo, bisa dibicarakan. "Kalau hanya soal kinerja, saya kira bisa selesaikan bersama," jelasnya. (fin)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Nielton Durado
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved