Komputer di Empat Sekolah di Kotamobagu Belum Siap
Dari 14 sekolah, baru 10 sekolah yang mengadakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer, sisanya belum karena terkendala komputer.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
Komputer di Empat Sekolah di Kotamobagu Belum Siap
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Masih ada 81 hari lagi 2604 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kota Kotamobagu akan mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Dinas Pendidikan Kotamobagu sedang melaksanakan persiapan dan pembekalan bagi siswa SMP.
"Kita sedang melaksanakan simulasi UNBK SMP. Yang sudah dilaksanakan sejak Senin, sampai pada Kamis. Dilaksanakan di masing-masing sekolah," ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kotamobagu Rastono SPd ME kepada Tribun Manado, Rabu (30/1) pagi.
Lanjut Rastono, dari 14 sekolah baru 10 yang sedang melaksanakan simulasi.
"Empat di antaranya belum melaksanakan karena terkendala jumlah komputer. Empat sekolah yang belum yakni SMP N 1, SMP N 3, SMP N 2, dan SMP Muhammadiyah," ujar dia.
Rastono mengatakan nanti untuk empat sekolah tersebut tetap akan melaksanakan simulasi pada gelombang berikutnya.
"Empat sekolah tetap akan melaksanakan simulasi. Dan memang harus dilaksanakan simulasi. Kalau tidak simulasi tidak bisa diikutkan UNBK. Simulasi selanjutnya nanti dilaksanakan sebelum ujian," ujar dia.
Rastono mengatakan untuk pelaksanaan di empat sekolah, Dinas Pendidikan nanti akan berusaha untuk menambah komputer. Adapun UNBK SMP akan dilaksanakan pada 22 sampai dengan 25 April 2019.
"Jumlah siswa yang akan ikut UNBK yakni berjumlah 2604 orang di 14 SMP," ujar Rastono.
Sekolah Negeri Dapat 20 Unit Komputer
Untuk memenuhi kebutuhan sekolah negeri di Kota Kotamobagu, Dinas Pendidikan terus mengusahakan agar tiap sekolah menerima bantuan komputer.
"Tahun ini sekolah negeri (SMP) akan dapat bantuan komputer. Masing-masing satu set atau 20 unit komputer," ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kotamobagu Rastono SPd ME kepada Tribun Manado, Rabu (30/1).
Sebelumnya juga sejumlah SMP di Kotamobagu menerima bantuan yang sama.
"Tahun lalu bantuan dari Dinas Pendidikan Kotamobagu untuk 9 SMP Negeri. Kemudian ada bantuan dari pemerintah pusat kepada 3 SMP swasta. Tahun ini, hanya tiga sekolah negeri. Bantuan dari Dinas Pendidikan untuk enam sekolah negeri, dan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tiga sekolah negeri," ujar Rastono.
Dua tahun ini sudah ada dua kali bantuan. "Sudah ada 40 set komputer. Dan akan kita usahakan lagi agar kebutuhan komputer di tiap SMP bisa terpenuhi," ujar dia.