DPRD Bolmong Matangkan 5 Ranperda, Termasuk soal Tenaga Kerja Lokal

Di daerah Bolmong sudah ada beberapa perusahan yang masuk, sehingga perlu memberdayakan tenaga kerja lokal.

DPRD Bolmong Matangkan 5 Ranperda, Termasuk soal Tenaga Kerja Lokal
Tribun Manado
Pembahasan ranperda di DPRD Bolmong, Selasa (29/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID LOLAK - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow bersama Pemkab Bolmong, Kemenkumham serta akademisi Fakultas Hukum De La Salle Manado membahas beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2019, Selasa (29/1/2019) di ruang rapat Komisi II DPRD Bolmong.

Ketua Bapemperda Marthen F Tangkere yang memimpin rapat menyampaikan lima hal penting yang menjadi pokok pembahasan.

"Ada lima Ranperda yang akan dibahas di antaranya terkait pemberdayaan tenaga kerja daerah, pengelolaan lingkungan hidup, perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, dan pemberdayaan tenaga kerja," jelas Tangkere.

Ia mengatakan bahwa di daerah Bolmong sudah ada beberapa perusahan yang masuk, sehingga perlu memberdayakan tenaga kerja lokal agar tenaga kerja lokal tidak tersingkir di daerahnya sendiri.

"Kita harus memberdayakan tenaga kerja lokal, jangan sampai mereka tersingkir di daerahnya sendiri. Contoh di PT Conch, memang ada tenaga kerja lokal, tapi banyak juga tenaga kerja dari luar daerah maupun tenaga kerja asing," terang politikus Partai Golkar ini.

Ia menambahkan, di Bolmong juga banyak terdapat pertambangan ilegal yang perlu diperhatikan.

"Jangan sampai adanya kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal. Jadi perlu diperhatikan oleh pemda dalam hal ini instansi teknis," jelas Tangkere.

BERITA POPULER:

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara, Neno Warisman: Kalau Rocky Gerung Diapain Ya?

Baca: Mayat di Perkebunan Batu Buaya Desa Kalait Diduga Bernama Firansia Terek, Ini Akun Facebooknya!

Baca: Bawaslu Selidiki Penyebaran Bahan Kampanye Caleg Nasdem Felly Runtuwene di Kampus

Asisten I Pemkab Bolmong Derek Panambunan mengatakan, berkaitan dengan pemberdayaan ketenagakerjaan yang akan diatur bukan hanya pelatihan tenaga kerja tetapi juga kewajiban perusahan perlu kita rumuskan dalam pasal.

"Kalau naik pohon kelapa tidak perlu orang asing, kita bisa gunakan orang lokal," ujarnya bercanda.

Panambunan menambahkan, rapat bersama ini untuk merumuskan dan memberikan masukan dalam penyusunan ranperda agar lebih baik dan matang demi kemajuan daerah serta kepentingan masyarakat Bolmong.

Turut hadir beberapa anggota DPRD Bolmong di antaranya Ahadin Mamonto,
Evanglin Mahabir, Ferry Rengkuan, dan I Made Suarinta, jajaran Pemkab Bolmong, para kepala dinas dan tamu undangan. (*)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved