Aturan Ojek Online Segera Rampung, Ketua WAO Sebut Ini Sangat Kami Nantikan

Regulasi itu nantinya akan mengatur mengenai empat hal yakni keamanan, tarif, pembekuan atau blokir akun dan kemitraan

Aturan Ojek Online Segera Rampung, Ketua WAO Sebut Ini Sangat Kami Nantikan
TRIBUN MANADO
Ketua WAO Sulawesi Utara (Sulut) Christian Yokung (kiri). Tampak juga pengurus WAO Sulut sedang duduk. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peraturan mengenai Ojek Online segera akan di rampungkan bulan Februari mendatang

Ini sesuai dengan keterangan, Direktur Angkutan Jalan dan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani, pada Senin (28/1/2019), Swis-beliin Hotel, Jakarta

Regulasi itu nantinya akan mengatur mengenai empat hal yakni keamanan, tarif, pembekuan atau blokir akun dan kemitraan

Menyikapi hal itu, Ketua Wadah Asosiasi Online (WAO), Christian Yokung, kepada TribunManado.co.id, Selasa (29/1/2019), mengatakan aturan ini sangat mendukung driver online

" ini sangat mendukung driver online di jalanan, kami akan menunjang dan sangat respect serta apresiasi yang tinggi untuk pemerintah," ujarnya.

Baca: Ketum WAO Lantik Organisasi Sayap Khusus Wanita, Yokom Harap Bisa Jadi Wadah yang Tepat

Baca: Sering Order Fiktif, Perempuan Ini Digerebek Driver Ojek Online

Baca: Deretan Fakta Driver Ojek Online Selamatkan Wanita yang akan Bunuh Diri: Tawarkan Roti Manis

Tambahnya, ini sangat membantu pengguna aplikasi dalam hal keamanan

"Kami berterima kasih kepada Direktorat Perhubungan, yang terus mengkaji peraturan ojek ini, serta melihat sisi costumer, dimana kemanan yang utama," ujarnya.

Lanjutnya, WAO akan mengawal terus kebijakan ini dan akan mesosialisasikan jika sudah menjadi aturan

"Kami akan mengawal trus perampungan aturan ini dan akan segera mensosialisasikan setalah diterbitkan," ujarnya.

WAO diketahui sudah memiliki 90 komunitas se-Sulut, dengan jumlah anggota hampir 10.000

Yokung, juga menambahkan ini sangat bermanfaat sehingga sebagai mitra tidak diberlakukan semena-mena oleh aplikator

"Jujur aturan ini sangat berguna dan sangat bermanfaat, serta sudah menjadi target kami dari driver online selama ini yang dimana sebagai mitra tidak dianggap oleh aplikator"ujarnya

Dia menjelaskan driver online sebagai aset aplikator memang layak mendapatkan payung hukum

"Kami ini aset aplikator, kami yang punya kendaraan, kami yang punya hp dan kuota, tapi semena-mena di putuskan kemitraan dan tarif naik turun, sudah tepat pemerintah dalam menuikapi ini, kami perlu payung hukum," jelasnya.

Penulis:
Editor: Nielton Durado
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved