Sudah Empat Hari, 300 Korban Tanggul Jebol di Brasil Masih Belum Ditemukan

Sejumlah regu penyelamat yang masih terus berupaya mencari , namun kemungkinan tipis harapan mereka bisa ditemukan hidup.

Sudah Empat Hari, 300 Korban Tanggul Jebol di Brasil Masih Belum Ditemukan
the guardian
Bendungan runtuh di Brasil 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BRASIL - Hingga hari keempat, 300 korban jebolnya bendungan di Brasil tak juga ditemukan.

Sejumlah regu penyelamat yang masih terus berupaya mencari , namun kemungkinan tipis harapan mereka bisa ditemukan hidup.

Seperti dilansir BBC, tiada seorang pun yang ditemukan dalam kondisi hidup dekat Kota Brumadinho di bagian tenggara Brasil, pada Minggu (27/1). Sejak bendungan jebol pada Jumat (25/1) hingga Minggu (27/1), korban meninggal dunia mencapai 58 orang.

Upaya pencarian sempat dihentikan pada Minggu (27/1) lantaran muncul kekhawatiran bendungan lainnya di sekitar tempat itu berisiko turut jebol.

Menurut Vale, pemilik kompleks pertambangan, total 305 karyawan, kontraktor, dan warga masih hilang. Sebanyak 192 orang dapat diselamatkan hidup-hidup.

"Setelah 48 jam upaya pencarian, peluang menemukan (seseorang) dalam kondisi hidup sangat tipis," kata Kolonel Eduardo Angelo, kepala operasi pencarian kepada segenap keluarga korban hilang.

"Kami masih bekerja dengan kemungkinan bahwa kami akan menemukan orang-orang dalam keadaan hidup," tambahnya.

Bendungan jebol mengakibatkan luapan lumpur menimbun kantin tempat para karyawan tambang sekaligus mengepung rumah-rumah warga, kendaraan, dan jalan.

Akses menuju kawasan itu sulit. Bahkan regu-regu penyelamatan menggunakan helikopter dan alat-alat berat.

Bus kedua yang mengangkut para karyawan telah ditemukan, namun para regu penyelamat belum mencapai kereta yang amat mungkin menampung penyintas atau jenazah.

"Saya masih punya harapan," ujar Nélia Mary Fonseca kepada BBC, selagi dirinya menanti kabar tentang suaminya, Adriano, yang bekerja sebagai kontraktor pertambangan. (*)

Editor: Charles Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved