Prabowo Nyatakan Menkeu Menteri Pencetak Uang, Andre: Itu Kritik Pada Jokowi

Pegawai Kementerian Keuangan tak perlu tersinggung terhadap kritik yang diberikan Prabowo.

Prabowo  Nyatakan Menkeu Menteri Pencetak Uang, Andre: Itu Kritik Pada Jokowi
Ilham Rian Pratama/Tribunnws.com
Andre Rosiade 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pernyataan Prabowo yang menyebut Menteri Keuangan sebagai menteri pencetak utang mengundang reaksi dan membuat sejumlah pihak tersinggung.

Menanggapi reaksi tersebut, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menjelaskan bahwa hal itu biasa.

Andre mengatakan, pernyataan Prabowo yang disampaikan dalam acara dukungan alumni perguruan tinggi di Padepokan Pencak Silat, Sabtu (26/1/2019) lalu itu, merupakan kritik terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo yang terus menambah utang.

"Kritik pemerintahan Jokowi yang sedikit-sedikit berutang," kata Andre kepada Kompas.com, Senin (28/1/2019).

Menurut Andre, pegawai Kementerian Keuangan tak perlu tersinggung terhadap kritik yang diberikan Prabowo.

Ia menanggapi keberatan yang disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti lewat akun Facebook-nya. Andre mengakui, argumen Nufransa bahwa setiap pemerintahan pasti akan berutang.

Namun, menurut dia, pertumbuhan utang di era Jokowi perlu dikritisi karena jauh lebih besar dibandingkan era pemerintahan sebelumnya. Dalam 4 tahun kepemimpinan Jokowi, terhitung dari Desember 2014-Desember 2018, utang pemerintah naik Rp 1.809 triliun, dari Rp 2609 triliun menjadi Rp 4418 triliun.

Menurutnya, tiap tahun utang pemerintah naik Rp 452,25 triliun. Ia membandingkan dengan 10 tahun pemerintahan Presiden SBY, kenaikan utang pemerintah Rp 1.309 triliun, atau Rp 131 triliun per tahun.

"Setiap tahun pemerintahan Presiden Jokowi berutang rata-rata 3,45 kali lipat dari pemerintahan Presiden SBY," kata Andre.

Andre juga mengingatkan pernyataan yang eprnah disampaikan Jokowi saat kampanye Pilpres sebelumnya. Jokowi pernah menyatakan pemerintahannya tak akan berutang. Kenyataannya utang di pemerintahan Jokowi justru tumbuh pesat dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

"Pak Jokowi kan janjinya dulu tidak akan berutang, makanya sekarang kami kritik. Artinya tidak menepati janji," kata dia.

Seperti diketahui, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti menyampaikan kekecewaannya atas pernyataan Prabowo yang menyatakan bahwa penyebutan Menteri Keuangan bisa diganti dengan "Menteri Pencetak Utang".

Siapa pun tidak sepantasnya melakukan penghinaan atau mengolok-olok nama sebuah institusi negara yang dilindungi oleh undang-undang, apalagi seorang calon presiden," ujar Wira. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pernyataan Prabowo soal Menteri Pencetak Utang Diprotes Kemenkeu, Ini Penjelasan BPN", https://nasional.kompas.com/read/2019/01/28/12465141/pernyataan-prabowo-soal-menteri-pencetak-utang-diprotes-kemenkeu-ini.

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved