Buaya Mangsa Deasy Tuwo, Kabid Humas: Sudah 11 Saksi Diperiksa, Berharap Pemilik Buaya Kooperatif

Menurut informasi di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi

Buaya Mangsa Deasy Tuwo, Kabid Humas: Sudah 11 Saksi Diperiksa, Berharap Pemilik Buaya Kooperatif
Tribun manado / Christian Wayongkere
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus buaya memangsa manusia di areal perusahaan pembibitan mutiara di CV Yosiki, Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa terus diseriusi oleh Polisi.

Menurut informasi di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi.

"Untuk yang bersangkutan pemilik buaya, tengah diusahakan untuk dilakukan pemeriksaan. Sempat ada informasi dari rekannya, yang bersangkutan akan datang. Kami harap kerjasama bersangkutan untuk hadir ke penyidik untuk diperiksa," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo kepada wartawan, Senin (28/1/2019).

Menurut sikap kooperatif dari pemilik buaya untuk datang ke penyidik polisi supaya kasus dan masalah ini bisa dituntaskan.

Baca: Panji Petualang Pertanyakan Kematian Buaya Pemakan Deasy Tuwo Secara Mendadak

Baca: Buaya Pemakan Manusia Tewas, Polisi Bicara Soal Hasil Autopsi Deasy Tuwo dan Keberadaan WN Jepang

Baca: BREAKING NEWS: Buaya Pemakan Manusia di Minahasa Mendadak Tewas, Begini Kata BKSDA Sulut

Baca: Kematian Deasy Tuwo Masih Misteri: Polisi Buru WN Jepang Pemilik Buaya

Buaya Pemangsa Deysi dievakuasi
Buaya Pemangsa Deysi dievakuasi (Tribun manado / Andrew Pattymahu)

Seperti diberitakan tribunmanado.co.id, Warga Desa Ranowangko, jaga 7 lokasi perusahaan pembibitan mutiara, Kecamatan Tombariri dihebohkan dengan seorang wanita bernama dimakan seekor buaya, Jumat (11/1/2019).

Buaya berukuran 5 meter ini melahap korban yang diketahui bernama Deasy Tuwo (44), yang merupakan karyawan perusahaan mutiara.

Proses nekropsi buaya Merry.
Proses nekropsi buaya Merry. (ISTIMEWA)

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut.

"Kita masih lidik dan mengetahui apakah buaya tersebut memiliki surat izin atau tidak," kata Sirait.

Ia menambahkan, jika tidak adanya surat izin, pemilik buaya ini akan ditahan. (crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved