Pasangan Suami Istri Korban Longsor di Gowa Ditemukan Berpelukan

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengunjungi korban longsor di Kecamatan Bungaya, Jum'at (25/1/2019).

Pasangan Suami Istri Korban Longsor di Gowa Ditemukan Berpelukan
ari maryadi/tribungowa.com
Suami Istri Korban Longsor di Gowa Ditemukan Berpelukan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengunjungi korban longsor di Kecamatan Bungaya, Jum'at (25/1/2019).

Priska melakukan perjalanan kurang lebih lima jam memutar melewati Kabupaten Jeneponto, Kecamatan Tompobulu, Kecamatan Bontolempangan untuk sampai ke Kecamatan Bungaya.

 
Dalam kunjungannya, Priska menemukan jenazah sepasang suami istri dalam keadaan berpelukan.

Keduanya tertimbun material longsor sejak Selasa (22/1/2019) lalu.

"Hari ini tim evakuasi berhasil menemukan jenazah suami istri tertimbun longsor dalam keadaan berpelukan, teridentifikasi bernama Dg Tutu dan istrinya," kata Priska dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Timur.

Priska melanjutkan, salah kebutuhan di sana adalah tiadanya kantong jenazah yang tersedia.

Baca: Tengkorak Milik Petapa Tulungagung Ditemukan di Gunung setelah Setahun Hilang

Baca: Tidak Menyangka Jadi Moderator Debat Capres: Begini Pengakuan Anisha Dasuki

Begitu juga masih ada korban-korban longsor yang masih tertimbun.

"Warga juga membutuhkan genset karena tidak ada listrik, lampu darurat, bahan bakar bensin dan solar, kantong-kantong jenazah, sarung tangan, masker dan sekop untuk membantu evakuasi jenazah," tambah Priska.

Priska juga menambahkan, akses jalan menuju lokasi longsor juga masih sulit. Priska melalui akses jalan yang tertutup longsor sehingga mesti berjalan kaki dengan kondisi lumpur yang cukup dalam.

"Akhirnya dapat tembus masuk sampai ke bagian longsor dimana saat ini para warga setempat bahu membahu menggali dan mengevakuasi jenazah yang tertimbun di Pasar Sapaya," jelas istri Bupati Gowa ini.

"Masih begitu banyak korban yang terjebak longsor dan belum dapat dievakuasi karena keterbatasan akses, tidak ada listrik, serta kekurangan bahan bakar," jelas Priska Adnan.

TONTON JUGA:

TAUTAN AWAL: http://makassar.tribunnews.com/2019/01/26/suami-istri-korban-longsor-di-gowa-ditemukan-berpelukan

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved