India, Pasar Baru Produk Bungkil Kopra Asal Sulawesi Utara

Bungkil asal Sulut sebanyak 6.300 ton diekspor ke India. Aktivitas itu menghasilkan devisa sebesar 1.004 juta dolar AS atau Rp 14 triliun lebih.

India, Pasar Baru Produk Bungkil Kopra Asal Sulawesi Utara
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK
Salah satu pusat penjualan Kopra di Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara 

Laporan Wartawan Tribun Manado Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - India menjadi pasar potensial produk turunan kelapa asal Sulawesi Utara.

Perlahan namun pasti, produk sisa olahan kelapa, yakni bungkil rutin dikirim ke negara 'anak benua' Asia itu.

Belum lama ini, bungkil asal Sulut sebanyak 6.300 ton diekspor ke India. Aktivitas itu menghasilkan devisa sebesar 1.004 juta dolar AS atau Rp 14 triliun lebih (kurs Rp 14.072).

Kepala Disperindag Sulut Jenny Karouw mengatakan, bungkil menjadi bahan baku pakan ternak di India.

Baca: Belanda Geser AS, Tujuan Ekspor Utama Produk Sulut, Sumbang Devisa 204 Juta Dollar

Baca: Harga Kopra Naik Lagi, Wagub Katakan Hasil Penetrasi ODSK Berhasil

"Tak heran bungkil kopra dikirim rutin tiap bulan ke sana," ujar Jenny, Jumat (25/1/2019).

India sudah dikenal sebagai pasar potensial bagi komoditas unggulan Sulut.

Hanya saja untuk bungkil kopra ataupun produk turunan kopra masih masuk kategori pasar baru.

"Bungkil yang diekspor melalui proses pengolahan minyak goreng dilakukan pabrik pengolah di Sulut," ujarnya.

Katanya, kebanyakan dalam proses pembuatan minyak kelapa, bungkilnya hanya dibuang begitu saja. Padahal mampu memberikan nilai cukup besar bagi petani kelapa maupun daerah.

BERITA POPULER:

Baca: Terungkap Alasan Gadis 28 Tahun Mau Dinikahi Kakek 70 Tahun Seusai Pacaran 10 Hari

Baca: 5 Fakta 2 Rumah di Wanea Ludes Terbakar, Kapolsek Sempat Kaget dengan Kondisi Terduga Pembakar

Baca: Kabar Veronica Tan saat Ahok Bebas dan Ramai Diberitakan hingga Foto Mirip Bripda Puput

Ia menegaskan, Disperindag akan terus memfasilitasi petani kelapa dan eksportir agar terus berinovasi dengan produk turunan kelapa.

Ke depan, katanya, produk turunan kelapa asal Sulut semakin banyak dengan tujuan ekspor yang terus berkembang.

Selain bungkil kopra, tepung kelapa jadi komoditas ekspor unggulan Bumi Nyiur Melambai. (*)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved