Ferry Liando: Peserta Pemilu Seriusi LPSDK, Ada Sanksi Pidana dan Pembatalan Calon

Ada 3 dokumen yang harus dimasukan Yakni LADK atau Laporan Awal Dana Kampanye.

Ferry Liando: Peserta Pemilu Seriusi LPSDK, Ada Sanksi Pidana dan Pembatalan Calon
Tribun Manado/Ryo Noor
Ferry Liando 

Ferry Liando Ingatkan Peserta Pemilu Seriusi Laporan Dana Kampanye, Ada Sanksi Pidana dan Pembatalan Calon

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye merupakan salah satu tahapan laporan dana kampanye yang perlu diserahkan setiap peserta pemilu di tengah masa kampanye agar KPU mengikuti perkembangan dana kampanye setiap peserta.

Demikian disampaikan Ferry Liando, Pengamat Pemilu Sulut kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (25/1/2019).

Baca: Hotman Paris Keberatan Hidupnya Dikaitkan dengan Ahok

Ada 3 dokumen yang harus dimasukan Yakni LADK atau Laporan Awal Dana Kampanye.

Dokumen ini harus mencatat besaran dana awal, sumber dana, dan rekening khusus dana kampanye. Dokumen ini dimasukan 23 September 2018.

Baca: Sat Lantas Kotamobagu Akan Gelar Bimbel Tes Pembuatan SIM

Kemudian dokumen LPSDK atau laporan sementara yakni dana yang masuk sementara dan dilaporkan pada 2 Januari 2019.

Dokumen terakhir adalah Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang nanti akan diserahkan ke kantor akuntan publik yang ditunjuk KPU.

Baca: Turis Jerman Kagum Pameran Foto Tomohon Jaman Dulu dan Jaman Sekarang

Waktu pelaporannya 26 April 2019. Terkait Dokumen ini terdapat sejumlah sangsi jika melanggar.

Pertama ada ancaman pidana bagi laporan yang tidak transparan.

Baca: Konser John Mayer di Jakarta, Daftar Harga Tiket Paling Murah Rp 1,3 Juta, Bisa Pesan Mulai Hari Ini

Halaman
123
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Chintya Rantung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved