Penerimaan CPNS dan P3K Tahun 2019 Ternyata Masih Dibahas Kemenpan-RB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sejauh ini masih melakukan pembahasan lebih mendalam

Penerimaan CPNS dan P3K  Tahun 2019 Ternyata  Masih Dibahas Kemenpan-RB
Tribun manado / handhika dawangi
CPNS di Kotamobagu beberapa waktu yang lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil akan dibuka pada Maret 2019 mendatang. Namun sejauh ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB)  masih melakukan pembahasan lebih mendalam.

"Rencana begitu. Formasi sedang dibahas," kata Karo Humas Kemenpan-RB Mudzakir, melalui sambungan pesan singkat WhatsApp, Kamis (24/1/2019).

Sementara untuk peraturan dan persyaratan, Mudzakir mengatakan, masih sama dengan penerimaan CPNS pada tahun sebelumnya.

Baca: Ahok Bebas dan Dikabarkan Akan Nikahi Bripda Puput, Dewi Perssik: Salam Sayang dari Aku, Kangen!

Baca: Masyarakat Bali Doakan Ahok Usai Keluar Penjara, Iswadi : Beliau Anti Korupsi dan Berintegritas

"Untuk mekanismenya kurang lebih sama," kata Mudzakir.

Tidak hanya CPNS pemerintah juga membuka pendaftaran bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau P3K juga dibuka dalam waktu dekat ini.

Jumlah Seleksi CPNS 2019 yang disediakan mencapai 100 ribu formasi. Sementara untuk PPPK belum diketahui jumlah formasi yang diperlukan.

 

Tetapi, Mudzakir mengatakan, untuk jumlah kuota juga akan dibahas lebih lanjut, apakah akan mengalami penurunan atau kenaikan untuk CPNS 2019 mendatang.

Baca: Ayah Bripda Puput Ternyata Sudah Urus Surat Pengantar Menikah hingga buat Seragam Resepsi

Baca: Kumaat: Kader Hanura Sulut Militan Dukung Jokowi-Amin

Baca: SAS Ajak Masyarakat Bersinergi dengan Pemkot Tomohon

"Semua masih dibahas," katanya.

Semua penerimaan CPNS telah dibuka oleh pemerintah pusat dan daerah, namun pada pendaftaran kali ini, banyak peserta tidak lolos dikarenakan nilai passing grade terlalu tinggi.

Perihal ini terbukti dari selesainya ujian Sistem Kompetensi Dasar (SKD), peserta banyak tidak mampu menyelesaikan soal. Tetapi, pemerintah melalui Kemenpan-RB menurun nilai dari passing grade tersebut kepada para peserta.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved