Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pasien Kusta di Boltim Mengalami Peningkatan

Meningkatnya jumlah pasien kusta, karena adanya identifikasi penemuan kasus di 80 desa.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Pasien Kusta di Boltim Mengalami Peningkatan

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN -  Jumlah pasien kusta di Bolaang Mongondow Timur, meningkat tiap tahun.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Penangulangan Penyakit (P2P), Aviv Sangki mengatakan, meningkatnya jumlah pasien kusta, karena adanya identifikasi penemuan kasus di 80 desa.

Awalnya hanya berharap pasien datang sendiri ke Puskesmas.

"Kami langsung turun mengidentifikasi ke masyarakat lewat program ICF dan Frambusia (infeksi pada kulit, tulang dan sendi sebab oleh bakteri)," ujar Aviv Sangki, Kamis (24/1).

Kata dia, tahun ini pasti akan meningkat, karena program identifikasi kasus kusta, masih terus dilakukan di 80 desa. Tahun 2018 sudah ada 16 pasien kusta yang telah diidentifikasi dan ditangani oleh delapan Puskesmas tersebar di tujuh kecamatan.

Sebelumnya 2015 jumlah pasien tujuh orang, 2016 tiga pasien, 2017 enam orang dan 2018 terdapat 16 pasien.

Lanjut dia, penyakit ini sering disebut penyakit kutukan karena dosa, sehingga mereka merasa malu dan risih untuk datang berobat.

“Padahal penyebab penyakit kusta disebabkan adanya bakteri,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penangulangan Penyakit (P2P) dan Wabah, Sammy D. Rarung mengatakan, awalnya Boltim daerah indemis, sehingga akan dihapus.

Namun adanya program dari ICF, maka ditunda. Karena adanya kasus.

"Kami akan berupaya 2019, banyak teridentifikasi kasus kusta, agar langsung dilakukan penaganan," ujar Sammy Rarung.

Ia menambahkan, kusta kering lama pengobatan 6-8 bulan dan basah 8-10 bulan. Obat ini gratis diberikan. 

Data kasus pasien kusta
Tahun 2015: 7 pasien
Tahun 2016: 3 pasien
Tahun 2017: 6 pasien
Tahun 2018: 16 pasien
Sumber: Dinkes Boltim

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved