Kecamatan Kotabunan Tertinggi Kasus DBD

Kecamatan Kotabunan tertingi jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) d iawal tahun 2019.

Kecamatan Kotabunan Tertinggi Kasus DBD
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Kecamatan Kotabunan Tertinggi Kasus DBD di Boltim 

Kecamatan Kotabunan Tertinggi Kasus DBD di Boltim.

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kecamatan Kotabunan tertingi jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) d iawal tahun 2019.

Penderita DBD di Kecamatan Kotabunan berjumlah sembilan orang dari 19 pasien yang positif di Bolaang Mongondow Timur. Sisanya di Kecamatan Tutuyan enam orang, Modayag Barat dua orang dan Mooat satu orang.

"Kecamatan Kotabunan awalnya 6 pasien positif DBD, minggu ini ketambahan 3 orang," ujar Kepala Bidang P2P dan Wabah, Kamis (24/1/).

Kata dia, peningkatan kasus DBD di Boltim, disebabkan cuaca berganti dan prilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Tahun 2018 sebanyak 92 kasus.

Ia menambahkan, cara paling terbaik memberantas nyamuk dengan melaksanakan 3 M plus.

3 M plus Menutup wadah penampungan air, menguras dan mengubur sampah sampah atau kaleng bekas.

Pengelolah Program Survelens dan DBD Farlin Polii mengatakan, telah melakukan fogging di 10 desa baik siklus pertama kedua, termasuk Kotabunan. Total fogging sebanyak 20 kali.

"Kecamatan Kotabunan sudah 15 kali melakukan Fogging," ujar Farlin Polii.
Lanjut dia, 10 desa yang sudah difogging yakni desa Paret, Kotabunan Selatan, Barat, Induk, Tutuyan 3, Purworejo, Dodap Mikasa, Induk, Bongkudai Barat dan Moyong Kota Barat. 

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved