Calon Anggota DPD RI Ini Protes Penertiban APK, Jull Takaliuang: Bukan Penertiban Tapi Perusakan

Anggota DPD RI, Jull Takaliuang protes atas tindakan penertiban Alat Peraga Kampanye melibatkan aparat dan penyelenggara pemilu

Calon Anggota DPD RI Ini Protes Penertiban APK, Jull Takaliuang: Bukan Penertiban Tapi Perusakan
Tribun manado / Ryo Noor
Jull Takaliuang calon anggota DPD 

Calon Anggota DPD RI Ini Protes Penertiban APK, Jull Takaliuang: Bukan Penertiban Tapi Perusakan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Anggota DPD RI, Jull Takaliuang protes atas tindakan penertiban Alat Peraga Kampanye melibatkan aparat dan penyelenggara pemilu.

Atas penertiban itu, APK jenis baliho yang awalnya terpasang di Perempatan Jalan Boulavard Tondano, Minahasa didapati dalam keasaan rusak.

"Silahkan menertibkan tapi ikuti prosedur, kalau memang harus ditertibkan jangan sampai merusak APK," kata dia.

Ia kemudian menyorot prosedur penertiban dianggap menyalahi. Pertama, APK miliknya tidak masuk dalam daftar APK yang ditertibkan. APK itu disiapkan KPU Sulut, kemudian dipasang di lokasi pemasangan APK yang resmi.

Baca: Polres Minahasa Tertibkan Alat Peraga Kampanye Pada Angkot

Baca: Kesbangpol Juga Bisa Menertibkan Alat Peraga Kampanye Jika Melanggar Perda

Baca: Bawaslu Masih Temukan Penempatan Alat Peraga Kampanye Tak Sesuai Aturan

Kedua, kata Jull, tidak ada pemberitahuan soal penertiban APK, jika memang ada masalah melanggar aturan harusnya disampaikan. Ia akan menertibkan sendiri jika menyalahi.

Ketiga, lanjut Jull, penertiban itu malah berujung perusakan.ia memasang baliho lengkap dengan rangka kayu untuk penyanggah.

"Baliho sudah sobek, ada di Kantor Bawaslu Minahasa," kata aktivis wanita Sulut ini.

Jull masih mempertimbangkan, membawa kasus ini ke ranah hukum, karena dibilang penertiban, tapi fakta di lapangan sudah terjadi perusakan.

Ia sempat meminta klarifikasi ke Bawaslu Minahasa soal kasus perusakan baliho ini, tapi menurut Jull, Bawaslu melempar bola kasus itu karena penertiban dilakukan Satpol PP Minahasa.

Ke depan, aparat dan penyelenggara ikuti prosedur terkait penertiban, bukan malah yang ada itu jadi perusakan. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved