Polsek Kawangkoan Tangkap Pelaku Penganiayaan di Desa Tondegesan 

Polsek Kawangkoan mengamankan seorang pria berinsial RR alias Onal (30) warga Desa Tondegesan Kecamatan Kawangkoan,

Polsek Kawangkoan Tangkap Pelaku Penganiayaan di Desa Tondegesan 
ISTIMEWA
Lokasi Penganiayaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polsek Kawangkoan mengamankan seorang pria berinsial RR alias Onal (30) warga Desa Tondegesan Kecamatan Kawangkoan, Minahasa Senin (21/1/2019)

Tim reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kawangkoan Aipda Fredy Tololiu menangkap RR yang diduga diduga melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap TP alias Teddy (33) warga sekampungnya

Kanit Reskrim Polsek Kawangkoan Aipda Fredy Tololiu, SH mengatakan peristiwa penganiayaan yang terjadi di Jalan Desa Tondegesan Kecamatan Kawangkoan, Minggu (20/1/2019) sekitar pukul 22.00 Wita . Penganiayaan terjadi karena korban membatalkan menjual ayam miliknya kepada pelaku .

"RR kesal dan marah kepada TP karena sesuai pembicaraan mereka berdua bahwa ayam milik TP akan dibayar oleh RR dengan harga Rp 1,2 juta. Namun,  setelah dibayar TP membatalkan menjual ayam miliknya kepada RR," ungkap Tololiu

Baca: Wakil Bupati Trenggalek Hilang Bersama Ajudan Sejak 9 Januari 2019

Katanya terjadi adu mulut antara TP dan pelaku. RR pulang ke rumah mengambil senjata tajam jenis parang dan mencari TP.

"Tepat di Jalan Desa Tondegesan Kecamatan Kawangkoan RR bertemu dengan TP dan terjadi penganiayaan tersebut. TP mengalami luka robek dibagian kepala dan langsung dilarikan ke Puskesmas Kawangkoan" tutur Fredy.

Baca: Olly Dondokambey Perjuangkan Jalan Tol Airmadidi-Tondano-Tomohon-Kawangkoan-Amurang

Kapolsek Kawangkoan Iptu Van Nofri Umar membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. RR diamankan kurang dari enam jam setelah melakukan penganiayaan terhadap TP.

"RR sempat melarikan diri ke Remboken namun kami berhasil mengamankan RR di rumahnya. Terhadap tersangka sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik, dan terhadap tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (1) yo Pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 Thn 1951 tentang penganiayaan dengan menggunakan sajam," terang Kapolsek.

TONTON JUGA:

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved