Ini Alasan kenapa Menkominfo Batasi Forward Pesan WhatsApp Hanya Bisa 5 Kali

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan alasan pembatasan pesan terusan atau forward melalui aplikasi chat WhatsApp.

Ini Alasan kenapa Menkominfo Batasi Forward Pesan WhatsApp Hanya Bisa 5 Kali
WhatsApp 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan alasan pembatasan pesan terusan atau forward melalui aplikasi chat WhatsApp ( WA).

Dikutip TribunWow.com dari website resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id, Rudiantara menjelaskan bahwa pembatasan forward pesan WhatsApp ini ditujukan untuk membatasi agar konten negatif terutama hoaks tidak menjadi viral.

Baca: Arsenal Diprediksi Masih Lama Puasa Gelar Premier League

Ilustrasi percakapan WhatsApp
Ilustrasi percakapan WhatsApp (Techlover)

“Saya sendiri, sejak September tahun lalu sudah bicara dengan WhatsApp. Juga dengan pemimpin dari lima negara di dunia. Jadi bukan hanya Indonesia, kita membahas bagaimana melakukan pembatasan penyebaran chat ke pengguna lain (limitation number of WhatsApp message share),” kata Rudiantara usai bertemu dengan VP Public Policy & Communications WhatsApp, Victoria Grand, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (21/1/2019) sore.

Baca: Inilah Tujuan Pasangan Suami Istri asal Bitung yang Tewas Kecelakaan ke Manado

Rudiantara menjelaskan, modus penyebaran hoaks biasanya menggunakan media sosial dan aplikasi pesan instan.

Ilustrasi cara bikin sticker Whatsapp
Ilustrasi cara bikin sticker Whatsapp (TRIBUNBATAM)

“Modus penyebaran hoaks menggunakan media sosial, posting dulu di Facebook ( FB), kemudian diviralkan melalui WA. Kemudian akun FB yang posting tadi dihapus. Ini yang kita perhatikan number of virality,” jelas Rudiantara.

Baca: FA Cup - Arsenal vs Manchester United, Meski Lelah Solskjaer Tetap Mainkan Marcus Rashford

Meski begitu, Rudiantara mengaku bahwa fitur ini tidak bisa menjamin 100 persen hoaks tidak akan tersebar.

“Tugas kita adalah mitigasi risiko. Bagaimana menekan penyebaran, membuat angkanya serendah mungkin,” ungkapnya.

Rudiantara memaparkan, pemerintah sebenarnya tidak ingin membatasi pesan terusan.

“Forward tidak terbatas boleh untuk konten positif bukan hoaks. Kita support unlimited forward dengan konten positif,” ungkapnya.

Namun, pembatasan ini diperlukan karena adanya temuan bahwa WhatsApp digunakan untuk menyebarkan konten hoaks dan konten negatif lainnya.

Halaman
12
Editor: Indry Panigoro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved