C6 dan D6 Dikorbankan Untuk Pedagang
Disperdagkop UKM Kota Kotamobagu telah mengorbankan dua kios yakni C6 dan D6 untuk akses jalan pedagang masuk keluar Pasar 23 Maret
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Chintya Rantung
C6 dan D6 Dikorbankan Untuk Pedagang
TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU- Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kota Kotamobagu telah mengorbankan dua kios yakni C6 dan D6 untuk akses jalan pedagang masuk keluar Pasar 23 Maret.
"Sudah kita korbankan dua kios tersebut untuk dibongkar untuk dibuatkan akses jalan masuk dan keluar," ujar Kabid Perdagangan, Disperdagkop UKM Kotamobagu Lores Binol kepada Tribun Manado, Selasa (22/01/2019) pagi.
Baca: Urus Berkas, CPNS Kotamobagu Ini Bolak Balik Tiga Daerah
Lanjut Lores, pembongkaran dua kios tersebut dilaksanakan pada Jumat pekan lalu.
"Kita membongkar dua kios tersebut untuk membuka akses jalan, untuk mempermudah inde inde yang biasa berjualan di Badan Jalan Bogani agar bisa masuk ke dalam pasar," ujar kabid.
Sampai saat ini, terpantau belum ada pengaruhnya. Masih banyak pedagang yang berjualan di badan Jalan Bogani Kompleks Pasar 23 Maret Kotamobagu.
Baca: Video Detik-detik Truk Melaju Zig-zag Berujung Kecelakaan hingga Hantam Pengendara Motor
"Kami mengharapkan agar pedagang, terutama inde inde di badan jalan untuk berjualan di dalam pasar. Tolong dipahami kami mengatur pedagang supaya kota itu teratur dan bersih," ujar kabid.
Mengenai pembongkaran, Lores mengatakan sudah menyampaikannya ke bidang aset, dan dilaporkan kepada sekkot.
Baca: Hasil Piala Asia 2019 - Menang Adu Penalti, Australia Melaju ke Perempat Final
"Ini juga merupakan perintah langsung dari wawali. Saat dijebol wawali juga menyaksikan langsung dua kios yang dibongkar," ujar dia. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kios-di-pasar-23-maret-kotamobagu.jpg)