Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maskapai VietJet Air Buka Rute Baru ke Indonesia Pada Bulan Maret Mendatang

VietJet Air akan membuka rute baru ke Indonesia mulai triwulan pertama 2019 ini.

Editor: Rhendi Umar
Tribun Kaltim
Pramugari dan Pramugara VietJet Air 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  VietJet Air akan membuka rute baru ke Indonesia mulai triwulan pertama 2019 ini.

Managing Director VietJet Air, Do Xuan Quang mengatakan, penerbangan akan dimulai pada Maret 2019 dengan rute Ho Chi Minh-Denpasar, Bali dengan durasi 3,5 jam, kemudian dilanjutkan dengan rute Ho Chi Minh-Jakarta yang dimulai pada akhir 2019.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Do Xuan Quang pada event ASEAN Tourism Forum (ATF) 2019, yang juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Duta Besar RI untuk Vietnam, Ibnu Hadi, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Teknologi Informasi, Samsriyono Nugroho.

Baca: Arti Mimpi Bertemu Orang yang Telah Meninggal, Ini Maknanya untuk Anda

Baca: Inilah Arti Mimpi Bercinta bagi Perempuan

“Saya pastikan bulan Maret 2019 akan terbang ke Denpasar, Bali. Semua persiapan sudah kami lakukan. Enam bulan pertama, kami akan terbang 4 kali seminggu, selanjutnya akan menjadi daily atau 7 kali seminggu,” kata Do Xuan Quang, dalam keterangan tertulis.

Jenis pesawat yang akan digunakan adalah Airbus 321 terbaru dengan kapasitas 226 penumpang.

“Sekitar Desember 2019, akhir tahun ini, kami berencana terbang Ho Chi Minh–Jakarta, untuk memenuhi permintaan pasar dari businessman dan government relation,” ujarnya.

Promosi akan digencarkan setelah tahun baru Imlek, atau akhir Januari hingga awal Februari mendatang. Penjualan tiket secara umum akan dimulai pada Maret 2019.

Menpar Arief Yahya pun mengatakan, pada 2018, Vietnamtumbuh paling cepat dengan angka 21 persen, sedangkan Indonesia masih di angka pertumbuhan 14 persen. Tahun 2017, Vietnam juga meningkat dengan pertumbuhan 30 persen, Indonesia masih di angka pertumbuhan 22 persen.

Baca: Inilah Ramalan Zodiak Senin 21 Januari 2019: Kerja Keras Gemini Kurang Diapresiasi

Baca: Ratu Elizabeth II Tak Akan Pernah Berkunjung ke-5 Negara Ini Selama 67 Tahun Bertahta

“Kuncinya ada di deregulasi dan penerapan teknologi, dalam hal ini digital technology,” kata Menpar Arief Yahya.

Karena itu, untuk membantu memudahkan VietJet terbang ke Indonesia, Kemenpar juga akan membantu promosi rute penerbangan baru ke Denpasar, Bali tersebut. Menurut Menpar, 75 persen orang ke Indonesia datang menggunakan transportasi udara, sehingga kunci utamanya ada di Airport, Airlines, dan AirNav (Authority).

Baca: Di Tagulandang, Bupati Evangelian Sebut Dana Desa 2019 untuk 83 Kampung di Sitaro Rp 68,7 miliar

“Saya biasa menggunakan rumus 3A, Atraksi, Akses, Amenitas dalam mengembangkan destinasi. Dengan target 20 juta wisman di 2019, maka akses menuju ke tanah air harus dibuat lebih lebar, lebih luas, dan lebih mudah," ujarnya.

Baca: Ini Cara Adriana Dondokambey Gaet Pemilih Mengambang untuk Menangkan Jokowi

Hadirnya VietJet memperkuat konektivitas udara ke tanah air ini memang menjadi harapan baru. Maskapai berbasis biaya rendah ini atau Low Cost Carrier (LCC) sudah membuka rute di 35 kota di Tiongkok, yang berangkat dari Vietnam.

“Bisa jadi wisman Tiongkok yang sudah ke Vietnam ini dialirkan ke Indonesia. Vietnam menjadi tourism hub untuk pasar Tiongkok dan Korea Selatan,” kata Menpar Arief.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved