Breaking News:

Ikan Tuna dan Joran Jadi Logo Resmi Festival Mancing

"Logo ini memiliki maknanya masing-masing," jelas Eping, sapaan akrabnya, Senin (21/1/19).

Penulis: | Editor: Nielton Durado
Istimewa
festival Mancing di Bolsel 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUN-Ikan tuna dan joran menjadi logo resmi pelaksanaan festival mancing yang bertema 'Fishing de Tomini Bolsel 2019' di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang akan diselenggarakan pada tanggal 14-16 Maret 2019.

Baca: Lakalantas Maut di Kairagi, Keluarga Nyaris Pingsan Saat Lihat Jenazah Benny dan Trully

Baca: Pasutri Korban Lakalantas Maut di Kairagi Ternyata Berasal dari Kota Bitung

Baca: Lakalantas Maut di Kairagi, Truly Sang Istri Dikabarkan Susul Suami Meninggal Dunia

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Promosi Wisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Delfian Giputra Thanta, bahwa logo ini dirancang oleh anak daerah bernama Abdul Manan Syarief.

"Logo ini memiliki maknanya masing-masing," jelas Eping, sapaan akrabnya, Senin (21/1/19).

Pertama icon ikan tuna, ikan ini merupakan ikan khas di perairan Bolaang Mongondow Selatan yang menjadi favorit para angler dan nelayan untuk dipancing.

Baca: Usai Makan Deasy, Buaya Merry Tewas, Diduga karena Dianiaya, Polres Tomohon Bicara Hasil Autopsi

Baca: BREAKING NEWS: Buaya Pemakan Manusia di Minahasa Mendadak Tewas, Begini Kata BKSDA Sulut

Baca: Begini Kronologi Penikaman di Warukapas Hingga Tewasnya Novel Kalengkongan

"Kemudian Pinahangi yang merupakan motif khas didalamnya terkandung kearifan lokal yang mencerminkan adat istiadat Bolsel," jelasnya.

Kemudian peta, didalamnya menjelaskan wilayah Rel k Tomini yang merupakan satu diantara teluk terbesar di Indonesia dan Bolsel sebagai gerbang masuknya.

"Icon joran melengkung merupakan sensasi strike yang ingin dirasakan para angler ketika mengikuti ivent ini," jelasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Bobby SB Sampe menyampaikan pihaknya mengharapkan logo ini bisa menjadi media promosi event nanti, sehingga peserta dari luar daerah bisa langsung mengenal ciri khas Bolsel dan tertarik mengikuti event ini.

"saya berharap ini bisa maksimal , kami sudah bisa melaksanakan promosi secepatnya sehingga target peserta maksimal bisa terpenuhi" Ungkapnya.

Baca: Belum Sebulan Menjabat Kapolresta Manado, Bawensel Berhasil Ungkap Kasus Perampokan di GPI

Baca: Tiga Pasar di Boltim Belum Dipungut Retribusi

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Resli Paputungan, mengungkapkan, event ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan Wisatawan nusantara karena memprioritaskan peserta dari luar Sulawesi Utara sehingga akan memberikan multiplier effect bagi sektor industri lainnya.

"Insyaallah, peserta kami targetkan mayoritas dari luar Sulut, supaya semua sektor bisa merasakan, hotel, maskapai, rumah makan, pedagang kecil karena nanti saat event akan ada banyak pengunjung" Ujarnya. (lix)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved