Disdukcapil Rekam Cetak 309 Orang di Lapas dan Rutan

Seperti di Rutan Malendeng rekan cetak dilakukan penyelenggara pemilu KPU, Bawaslu dan dari Disdukcapil Kota Manado

Disdukcapil Rekam Cetak 309 Orang di Lapas dan Rutan
Tribun Manado/CRZ
Kepala Rutan Kelas II A Manado Budiman Kusumah menerima E-KTP dari Disdukcapil 

Manado, Tribun - Pelaksanaan rekam cetak KTP-El di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) sukseskan Pemilu 2019 telah usai dilaksanakan (17-19/1/2019).

Pelaksaan ini dilakukan oleh Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulut, Kabupaten/Kota, komisi pemilihan umum (KPU), Badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan kementrian Hukum dan HAM wilayah Sulut.

Baca: Polresta Tangkap 5 Perampok GPI, Camat Mapanget yang Jadi Korban Maafkan Para Tersangka

Baca: Lakalantas Maut di Kairagi, Keluarga Nyaris Pingsan Saat Lihat Jenazah Benny dan Trully

Baca: Pasutri Korban Lakalantas Maut di Kairagi Ternyata Berasal dari Kota Bitung

Warga Binaan Rutan Kelas II A Manado melakukan pemeriksaan mata
Warga Binaan Rutan Kelas II A Manado melakukan pemeriksaan mata (Tribun Manado/CRZ)

"Total keseluruhan rekan cetak di Lapas dan rutan se Provinsi Sulawesi Utara 309 orang," kata Jeane Wowor kepala bidang pencatatan sipil dan kependudukan Disdukcapil Provinsi Sulut kepada Tribun Manado, Senin (21/1/2019).

Rekam cetak KTP-El meliputi rutan Malendeng, lapas Tondano, rutan Kotamobagu, lapas Tewaan Bitung, lapas Amurang, lapas Tahuna, rutan Amurang, lapas Tuminting Manado dan rutan Lirung Talaud. Wowor menjelaskan, rekam cetak yang berlangsung di Lapas dan rutan dilakukan kepada warga masing-masing kabupaten kota dimana dia tinggal dan tercatat.

Baca: BREAKING NEWS: Lakalantas Maut di Dekat Kantor DPRD Sulut, Seorang Pria Meninggal Dunia

Baca: Seperti Ini Kronologis Lakalantas Maut di Dekat Kantor DPRD Sulut

Seperti di Rutan Malendeng rekan cetak dilakukan penyelenggara pemilu KPU, Bawaslu dan dari Disdukcapil Kota Manado, dari Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minut. Kemudian di Lapas Tuminting Manado rekam cetak dilakukan petugas Disdukcapil Kabupaten Mitra, Kabupaten Bolsel dan Kota Bitung (lihat grafis).

"Ini merupakan program jemput bola atau Jebol dari Disdukcapil provinsi, guna mensukseskan program operasi daerah selesaikan kemiskinan (ODSK)," tambahnya.

Baca: Usai Makan Deasy, Buaya Merry Tewas, Diduga karena Dianiaya, Polres Tomohon Bicara Hasil Autopsi

Baca: BREAKING NEWS: Buaya Pemakan Manusia di Minahasa Mendadak Tewas, Begini Kata BKSDA Sulut

Selama tiga hari melakukan rekan cetak KTP-El di Rutan dan lapas se Provinsi Sulut, Disdukcapil provinsi dan kabupaten/kota khususnya diperhadapkan pada masalah teknis yaitu jaringan ngadat karena beberapa rutan dan lapas berada di wilayah susah jaringan. Sehingga pihaknya harus memakai alat yang lebih bagus untuk memuluskan proses rekam cetak.

Terpisah kepala rumah tahanan negara (rutan) kelas IIA Manado Budiman Priatna Kusumah menambahkan, untuk Rutan Malendeng terdata ada 573 orang warga binaan.

Baca: Ribuan Pelayat Antar Istri Ustadz Maulana ke Peristirahatan Terakhir

Baca: Lucky Senduk Sebut Kemenangan Jokowi-Maruf di Debat Pertama Tarik Pemilih Mengambang

Baca: Setiap Hari Punggut Sampah di Jalan, Pria ini Ternyata Merupakan Seorang Milyarder

Warga binaan yang mengikut rekan cetak KTP-El dari berbagai daerah di provinsi Sulut dengan jumlah berbeda-beda. Kota Manado 333 warga binaan, Minut 104, Minahasa 42, Bitung 14, Tomohon 4, Minsel 5, Mitra 3, Bolmong 8, Kotamobagu 11, Bolmut 6, Bolsel 2, Boltim 2, Sitaro 3, Sangihe 3 dan Talaud 3.

"Kesadaran, terhadap indentitas kependudukan warga binaang memang cukup tinggi. Jadi kami tidak kesulitan, hanya saja harus mengkoordinasi dan mengantisipasi dari segi keamanan. keamanan. Ada ratusan warga binaan yang berkumpul di satu tempat, sehingga selama proses rekam cetak penjagaan kami tingkatkan," jelas Budiman.(crz)

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Nielton Durado
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved