Lomba Motor Lambat di Tagulandang, Pemenang Dapat Hadiah SIM C Plus Uang

Para peserta mengendarai motor bebek mengenakan pakaian biasa, bahkan ada yang memakai batik; Tapi mereka tetap mengenakan helm.

Lomba Motor Lambat di Tagulandang, Pemenang Dapat Hadiah SIM C Plus Uang
ISTIMEWA
Wakil Bupati Kepulauan Sitaro John Palandung melepas peserta kompetisi motor lambat di Tagulandang, Sabtu (19/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Lomba motor lambat yang digelar oleh Polsek Tagulandang, Sabtu (19/1/2019), berlangsung seru.

Lomba yang menguji keseimbangan dan kesabaran tersebut dilepas oleh Wakil Bupati Sitaro John Palandung menggunakan bendera merah, bersama Kapolsek Tagulandang AKP Berty Baliung.

Uniknya, para peserta mengendarai motor bebek dan tidak menggunakan pakaian untuk balap, melainkan pakaian biasa, bahkan ada yang memakai batik; Tapi mereka tetap mengenakan helm.

Keriuhan terdengar saat satu per satu peserta mulai jalan. Ada yang jatuh, ada juga yang terlalu cepat untuk mencapai garis akhir.

Para peserta bersiap mengendarai sepeda motor.
Para peserta bersiap mengendarai sepeda motor. (ISTIMEWA)
Para peserta lomba motor lambat di Tagulandang berupaya menjadi yang terlambat mengendarai sepeda motor.
Para peserta lomba motor lambat di Tagulandang berupaya menjadi yang terlambat mengendarai sepeda motor. (ISTIMEWA)

Baca: Majelis Dewan Adat Sitaro Bakal Berikan Gelar Adat Kepada Mantan Bupati Sitaro

Baca: Tagulandang Bakal Gelar Tradisi Maliku

Bupati Sitaro pada kesempatan tersebut memberikan arahan kepada masyarakat Tagulandang agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas.

"Meski hanya di Tagulandang, tapi aturan menggunakan helm dan kelengkapan kendaraan lainnya harus tetap digunakan, sebab kecelakaan tidak diketahui kapan saja bisa terjadi," jelas dia.

Kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka Maliku Wanua dan untuk meramaikan Tagulandang.

BERITA POPULER:

Baca: Boy William Sebut Presiden di AS Bayar Makan Sendiri, Ini Jawaban Jokowi Soal Makanannya

Baca: Ahok Dikabarkan Akan Nikahi Bripda Puput Nastiti Devi, Ini Daftar Syarat Wajib Mereka Penuhi

Baca: Syinen Penyanyi Lagu Kosong Dua Ditangkap Polisi, Salim Duo Kembar: Korban Tidak Mendengarkan

Maliku Wanua merupakan tradisi warga Tagulandang mengelilingi kampung.

Para juara kompetisi ini meraih hadiah menarik. Juara I mendapatkan uang Rp 2,5 juta plus SIM C dan suvenir.

Juara II mendapatkan uang pembinaan 1,5 juta plus SIM C dan suvenir. Sedangkan juara III mendapatkan uang pembinaan Rp 1 juta plus SIM C dan suvenir. (*)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved