Mobil Taft Terpeleset Ke Sungai, Satu Keluarga di Medan Tewas Tenggelam

Informasi dihimpun, kejadian sekitar pukul 14.45 WIB mobil yang hendak menyebrang dari hulu ke hilir, dinaikan ke atas rakit.

Mobil Taft Terpeleset Ke Sungai, Satu Keluarga di Medan Tewas Tenggelam
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Petugas mengevakuasi Mobil Taft yang tenggelam di Sungai Wampu, Jumat (18/1/2019). 

Dua yang belum ditemukan, merupakan pasangan suami istri Kkiwon-Nurhayati.

Adapun lima korban yang telah ditemukan yakni Suyadi, Sarinem, Sujoko Arta Winata (anak Suyadi) berusia 4 Tahun, serta anak Kliwon (Riski, April).

Sementara Kliwon dan istrinya, hingga kini belum ditemukan karena terbawa arus air sungai Wampu. Petugas BPBD masih menyisiri sungai untuk mencari.

Kapolsek Stabat, AKP B Girsang mengatakan pihaknya turun ke lokasi membantu mengevakuasi. Lima orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Jadi orang ini masih belum bergerak mau menyeberang, masih baru naik ke rakit penyeberangan. Itu lah tiba-tiba dipijak supirnya pedal gas, nyebur lah langsung. Lima orang sudah dievakuasi ke atas (daratan), dua lagi belum ditemukan," katanya.

Dijelaskan Kapolsek, jarak satu tepi dengan tepi lainnya sekitar 30 meter. Arus sungai kondisinya deras.

Saat ini puluhan warga masih berupaya mencari korban hilang dan mengevakusi mobil tenggelam dari sungai.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Irwan Sahri mengaku sudah menerima laporan tentang adanya mobil beserta tujuh penumpang yang terjun ke dalam sungai.

"Petugas sudah kita perintahkan untuk membantu pencarian para penumpang mobil itu. Mobilnya juga akan kita usahakan dapat diangkat," pungkasnya.

Suasana pilu mewarnai rumah duka tujuh anggota keluarga penumpang Taft maut yang tenggelam di Sungai.

Halaman
1234
Editor: Nielton Durado
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved