Warga Pineleng Kaget Ada Bom Mortir di Selokan Belakang Rumahnya

Penemuan bahan peledak jenis Bom Mortir itu berawal saat Bastian sedang membersihkan selokan dengan menggunakan sekop.

Warga Pineleng Kaget Ada Bom Mortir di Selokan Belakang Rumahnya
Istimewa
Lelaki bernama Bastian Lamunde (52), warga Desa Kali, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, kaget ketika dirinya menemukan bahan peledak di saluran air atau selokan di belakang rumah salah satu warga setempat, yang terletak di perkebunan Desa Kali, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Kamis (17/1/2019) sore. 

FOTO. Polisi saat mendatangi lokasi penemuan bahan peledak.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lelaki bernama Bastian Lamunde (52), warga Desa Kali, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, kaget ketika dirinya menemukan bahan peledak di saluran air atau selokan di belakang rumah salah satu warga setempat, yang terletak di perkebunan Desa Kali, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Kamis (17/1/2019) sore.

Baca: Guguran Lava Terlihat ke Arah Kali Batuare dan Sumpihi

Baca: Polisi Kejar Mr Ochiai, Pemilik Buaya Pemangsa Deysi Tuwo ke Ternate

Penemuan bahan peledak jenis Bom Mortir itu berawal saat Bastian sedang memberdikan selokan dengan menggunakan sekop. Tidak disangka, ia melihat ada sebuah besi yang tertancam di dalam tanah. "Awalnya saya pikir itu hanya besi biasa, tapi setelah dilihat dari dekat, ternyata itu bom," akunya.

Baca: Gadis 13 Tahun Asal Manado Dijual Pacarnya di Prostitusi Online, Sekali Layani Tamu Rp 1 Juta

Baca: 10 Fakta Vanessa Angel Tersangka Prostitusi Online:Kirim Video Foto ke Mucikari Minta Cari Pelanggan

Takut bahan peledak itu meledak di lokasi kejadian, Bastian menceritakan hal tersebut ke lelaki Novi Lasut (42) warga Desa Kali, Jaga VI, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Setelah itu, Bastian dan Novi melaporkan penemuan bahan peledak tersebut ke anggota Polri AKBP Anton Weno.

Penemuan bahan peledak jenis Bom Mortir itu berawal saat Bastian sedang memberdikan selokan dengan menggunakan sekop. Tidak disangka, ia melihat ada sebuah besi yang tertancam di dalam tanah.
Penemuan bahan peledak jenis Bom Mortir itu berawal saat Bastian sedang memberdikan selokan dengan menggunakan sekop. Tidak disangka, ia melihat ada sebuah besi yang tertancam di dalam tanah. (Istimewa)

Peristiwa tersebutpun langsung dilaporkan ke pihak Polsek Pineleng. Dipimpin Kapolsek AKP Arie Nayoan, bersama anggota piketnya langsung mendatangi lokasi kejadian. "Saya langsung melaporkan penemuan bahan peledak tersebut ke Unit JIBOM Sat Brimob Polda Sulut," ujarnya. (Juf)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Nielton Durado
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved