Pesawat Ethiopian Cargo yang Dipaksa Turun TNI AU di Batam Ternyata Ini Isi Muatannya!

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan ia sendiri sudah melihat isi muatan pesawat tersebut yang dibawanya.

Pesawat Ethiopian Cargo yang Dipaksa Turun TNI AU di Batam Ternyata Ini Isi Muatannya!
DOK TNI AU
Pesawat Ethiopian Airline callsign ETH3728 yang melakukan penerbangan dari Addis Ababa menuju Hongkong, dipaksa mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau sekitar pukul 09.33 WIB, Senin (14/1/2019), oleh jet tempur TNI AU dikarenakan masuk wilayah Indonesia tanpa memiliki izin. 

"Pesawat yang kami force down ini jenis Boeing B777 yang dioperasikan oleh maskapai Ethiopian Airlines dengan nomor registrasi ET-AVN," ungkap Bambang saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Menurut dia, pesawat asing tersebut melintas di wilayah kedaulatan udara yurisdiksi Indonesia tanpa dilengkapi Flight Clearance (FC).

Bambang mengatakan, proses force down pesawat asing itu memakan waktu lebih kurang 20 menit karena ada sedikit kendala ruang udara Indonesia yang dikendalikan Singapura.

"Kendalanya karena posisi pesawat Ethiopia saat itu berada di ruang udara Batam yang masih dikendalikan Singapura. Tapi semuanya berjalan lancar," ucap Bambang.

Baca: Debat Pilpres 2019 - Gladi Resik, KPU Cek Jumlah Tamu Undangan dan Lokasi Acara

"Juga tidak ada perlawanan. Mereka mematuhi instruksi dari pilot F-16," tambah Bambang.

• Begini Langkah KNKT Proses Data CVR Lion Air PK-LQP

• Satgas Anti Mafia Bola Bantah Targetkan Petinggi PSSI Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor

• Partai Demokrat Semprot Politisi PPP karena Pembunuhan Munir Terjadi di Era Megawati Bukan SBY

Dia menjelaskan, pesawat Ethiopian Airlines berangkat dari Addis Ababa, ibukota Ethiopia, dengan tujuan Hong Kong.

Namun, pesawat tersebut memasuki wilayah udara Indonesia tanpa bisa menyebutkan izin atau FC setelah dihubungi oleh otoritas navigasi udara Indonesia (AirNav) melalui komunikasi radio.

Baca: 3 Jurusan Ini Prioritas Didahulukan Kepala BKN untuk PPPK atau P3k

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved