Tertibkan APK, Panwaslu 5 Kecamatan Turun ke Jalan, Sopir Ngaku Pasang karena Diberi Uang

Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif diberhentikan.

Tertibkan APK, Panwaslu 5 Kecamatan Turun ke Jalan, Sopir Ngaku Pasang karena Diberi Uang
TRIBUNMANADO.CO.ID/DEDDY MANLESU
Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif dicabut petugas. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Dedy Manlesu

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemandangan di depan Pasar Segar Paal 2, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (16/01/2019), terlihat berbeda.

Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif diberhentikan.

10 anggota dan staf dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Tikala, Paal 2, Mapanget, Singkil dan Wenang menggunakan seragam Hitam, dibantu lima anggota Polisi Sektor Tikala, lima Polisi Pamong Praja Kota Manado, dan 10 anggota Dinas Perhubungan Kota Manado, mencabuti setiap Oneway dan stiker yang terpasang.

Baca: Panwaslu Selesaikan Sengketa Demokrat dan KPU Bitung dengan Mediasi

Ketika ditemui TribunManado.co.id, pada Rabu (16/01/2019), di tempat penertiban, Ketua Panwascam Paal 2, Mikael Lengkong, yang ditemani Anggota Panwascam lainnya mengatakan mereka melaksanakan ketentuan Bawaslu Kota Manado, di mana mikrolet atau angkutan umum merupakan fasilitas publik

Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif dicabut petugas.
Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif dicabut petugas. (ISTIMEWA)

"Sesuai arahan Bawaslu kami melakukan penertiban ini, kiranya teman-teman sopir dan pemilik kendaraan serta para Caleg, dapat mematuhi aturan yang berlaku," tuturnya.

Baca: Panwaslu Manado Pelajari Berkas Gugatan Bacaleg Demokrat Darmawati Dareho

Di saat bersamaan, Henny Lamongi mengatakan walau hari ini terakhir jadwal penertiban, sejak dimulai Senin lalu, Bawaslu se-Kota Manado dan seluruh stakeholder terkait akan mengawasi alat peraga kampanye (APK) di fasilitas publik.

"Hari ini memang terakhir tapi kami bersama Dishub dan kepolisian akan tetap mengawasi APK yang terpasang di kendaraan bahkan fasilitas publik lainnya" tuturnya.

Baca: Bawaslu Tegaskan Tak Membayar Saksi untuk Peserta Pemilu, Kenly: Cuma Dana Pembekalan Saksi

Wakapolsek Tikala Iptu RM Panjaitan yang ikut penertiban mengatakan, pihak kepolisian akan selalu siap jika diperlukan Bawaslu untuk melakukan penertiban ini.

Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif dicabut petugas.
Mikrolet yang memasang Oneway dan stiker calon legislatif dicabut petugas. (ISTIMEWA)

"Kami siap sedia, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jalannya penertiban ini, sebagai mitra dalam menyukseskan pemilu yang sehat," jelasnya.

Baca: Inilah Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Produk KPU di Kota Manado

Salah seorang sopir mikrolet yang tidak mau dipublikasikan namanya mengatakan, "Saya pasang karena diberiakan uang Rp 100.000," singkatnya.

Setelah dari Jalan Yos Sudarso depan Pasar Segar, penertiban dilanjutkan di depan Alfa Midi Jalan Martadinata.

(Tribun Manado/Dedy Manlesu)

TONTON JUGA:

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved