Pegang SK Pelantikan, Status Janter Malingkas Belum Jelas Jadi Anggota DPRD Boltim

Pelantikan Janter Malingkas jadi anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, belum jelas.

Pegang SK Pelantikan, Status Janter Malingkas Belum Jelas Jadi Anggota DPRD Boltim
ISTIMEWA
Pelantikan Janter Malingkas jadi anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, belum jelas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Pelantikan Janter Malingkas jadi anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, belum jelas.

Walaupun Janter Malingkas sudah memegang SK Gubernur Sulut, namun DPRD Boltim, belum melantiknya menjadi anggota DPRD mengantikan Edsuko Tendean, yang mengundurkan diri.

"Kami masih akan berkoordinasi dengan Kesbangpol dan Biro Hukum Sulut terhadap SK Gubernur yang tidak melewati prosedural dan ada kejangalan pada surat tersebut," ujar Ketua DPRD Boltim, Marsaole Mamonto, Rabu (16/1/2019).

 Baca: Pelantikan Anggota DPRD Boltim Hasil PAW Ditunda, Ini Penyebabnya

Kata dia, kalau sudah berkoordinasi ke provinsi tentang keabsahan SK Gubernur Sulut, maka segera melakukan pelantikan terhadap Janter Malingkas.

Kantor DPRD Boltim
Kantor DPRD Boltim (TRIBUNMANADO/VENDI LERA)

Lanjut dia, saat ini ada keberatan yang masuk ke DPRD dari DPC Boltim, terhadap status Janter Malingkas telah mengundurkan diri dari partai Gerindra.

"Kami masih mengkaji dan menanggapi surat dari DPC Boltim. Sambil menunggu keabsahan SK Gubernur Sulut tersebut," ujar dia lagi.

Baca: DPRD Boltim Uji Publik Tiga Ranperda Inisiatif

Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintah, Sofyan Alhapsi mengatakan, kemarin (14/1/2019) sudah berkoordinasi dengan Kesbangpol Sulut, bahwa SK Gubernur Sulut sudah melalui prosedur dan mekanisme.

"Kami menolak, karena selama ini DPRD dan Bupati Boltim, tidak memberikan rekomendasi nama. Berarti SK keluarkan tidak melalui mekanisme," ujar Sofyan Alhapsi.

Ia menambahkan, jika melantik sesuai SK Gubernur, terus ke depan ada keberatan, maka DPRD pasti kena masalah hukum.

Baca: DPRD Boltim Tetapkan Tatib Pemilihan Kepala Daerah oleh Legislatif

Sekretaris DPD Partai Gerindra, Melki Suawa mengatakan, masalah partai menjadi tanggung jawab Gerindra bukan DPRD atau Kabupaten Boltim.

"Kami hanya minta DPRD Boltim, segera melakukan pelantikan sesuai SK Gubernur Sulut. Sebab SK tersebut sudah melalui kajian panjang dari Provinsi Sulut," ujar Melki Suawa.

Lanjut dia, jika tidak dilantik, berarti melawan SK Gubernur Sulut. Pasti akan bermasalah dengan hukum. (ven).

Berita Populer: Striker Pengganti David da Silva di Persebaya Surabaya, Pernah Main di Persib Bandung-Prancis

Penulis: Vendi Lera
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved