Pegadaian Memasang Target Tinggi: Ramayana Atur Strategi

Bisnis PT Pegadaian tahun lalu yang moncer memicu perusahaan gadai pelat merah ini langsung memasang target.

Pegadaian Memasang Target Tinggi: Ramayana Atur Strategi
kontan
PT Pegadaian 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bisnis PT Pegadaian tahun lalu yang moncer memicu perusahaan gadai pelat merah ini langsung memasang target tinggi di tahun 2019 ini. Manajemen Pegadaian menargetkan kenaikan penyaluran pinjaman sebesar 15,2% menjadi Rp 46,47 triliun di tahun 2019.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto optimistis bisnisnya di tahun ini akan terus tumbuh. Kuswiyoto memproyeksi perolehan pendapatan sebesar Rp 13,98 triliun atau tumbuh 21,3% dan biaya usaha sebesar Rp 9,74 triliun atau naik 24 %.

Sementara laba usaha tumbuh 10,8% menjadi Rp 4,06 triliun, dan laba setelah pajak naik 10,8% menjadi Rp 3,01 triliun. Lalu sisi omzet, Kuswiyoto memproyeksi mencapai Rp 148,72 triliun atau tumbuh 15,2% secara year on year (yoy).

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pengesahaan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019, Pegadaian telah menyusun strategi dalam pengembangan usaha gadai dan non gadai, dengan mengembangkan berbagai produk pergadaian yang inovatif.

Ia mengatakan, langkah ini dilakukan agar perusahaannya tidak kalah saing dengan gadai swasta yang semakin jumlahnya bertambah dan berkembang dari sisi layanan kepada nasabah. “Pemantapan strategi bisnis Pegadaian dimulai dari perbaikan kapabilitas, branch transformation, digitalisasi proses dan bisnis, serta inovasi produk,” ungkap Kuswiyoto.

Untuk tingkat rasio kredit macet sebesar 2,5% dari yang prognosa tahun lalu, 1,8%. “Kami optimistis, target RKAP 2019 dapat tercapai karena dukungan sumber daya manusia yang berpengalaman,” terangnya.

Kinerja Pegadaian tahun lalu memang cukup tokcer. Sampai bulan Desember 2018 lalu tercatat, Pegadaian memperoleh laba bersih sekitar Rp 2,7 triliun. Realisasi laba tersebut tumbuh 9,4% yoy. Lalu untuk total aset tumbuh yoy  9,2% menjadi Rp 53,2 triliun. Outstanding loan tumbuh yoy 9,4% menjadi Rp 40,3 triliun.

Lalu  pendapatan tumbuh yoy 9,5% menjadi Rp 11,5 triliun. Jumlah nasabah 2018 tumbuh yoy  9,4% menjadi 10 juta. Tahun ini Pegadaian juga mengincar pendanaan ke beberapa financial technology (fintech). Tujuannya agar bisnis Pegadaian mampu ikut tren pembiayaan digital yang belakangan memang terus berkembang.  

PT Ramayana Lestari Sentosa
PT Ramayana Lestari Sentosa (kontan)

Ini Strategi Ramayana Hindari Penutupan Gerai

Banyaknya gerai department store yang berguguran tak lantas membuat PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) panik. Pasalnya, manajemen RALS sudah menyiapkan strategi yang tepat untuk mengantisipasi tantangan di sektor ritel.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved