Ketemu Wagub, GM PLN Sulutenggo yang Baru Janji Atasi Masalah Listrik di Sulut

Ketemu Wagub, GM PLN Sulutenggo yang Baru Janji Atasi Masalah Listrik di Sulut

Istimewa
Christyono GM PLN Suluttenggo bertemu Wagub Steven Kandouw 

Ketemu Wagub, GM PLN Sulutenggo yang Baru Janji Atasi Masalah Listrik di Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  General Manager (GM) PLN Suluttenggo Christyono yang baru menjabat sowan menemui Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di Kantor Gubernur, Selasa (15/1/2018)

Chistyono menjabat per 1 Januari 2019 didampingi GM Lama Edison Sipahutar bertatap muka dengan wagub.

Christyono mengatakan dirinya siap memberikan yang terbaik bagi daerah ini.

“PLN tetap sama melayani kebutuhan masyarakat, siapa pun pemimpinnya tujuannya sama. Tak ada beda, tetap sama, motto dan management yang sama,” tegasnya.

Terkait permaslahan listrik yang terjadi di Sulut, Christyono berjanji akan berusaha mengatasi masalah tersebut.

Baca: Jabat GM PLN Suluttenggo, Ini Kata Christyono yang Berdarah Minahasa

Baca: Terkenang Aksi Relawan Palu, Ini Kata Edison Sipahutar Setelah 1,5 Tahun Jadi GM PLN Suluttenggo

Baca: PLN Suluttenggo Berganti Nahkoda, Edison Sipahutar Diganti Christyono

“Kondisi dan ekspektasi dinamis, tantangan kami itu. Berilah waktu agar kami bisa melihat kondisinya sejauh mana. Perbaikan pastinya kami teruskan dan lanjutkan,” ujar dia.

PT PLN Wilayah Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Gorontalo (Suluttenggo) mengalami perubahan pimpinan.

Wagub Steven pertama menyampaikan selamat datang. Ia mengharapkan PLN mudah kondusif dan terbuka untuk masyarakat umum.

GM PLN Suluttenggo, Christyono
GM PLN Suluttenggo, Christyono (Tribun Manado/Fernando)

Kondisi Provinsi Sulut saat ini surplus listrik, tapi ada saja gangguan jaringan hingga menyebabkan pemadaman.

Prinsipnya ketersedian listrik sudah surplus, sementara masalah pemadaman sifatnya insedentil

“Prinsipnya ketersediaan daya di Sulut nomor satu, sekarang ini secara de facto ada surplus. Masalah pemadaman itu insidentil. Tugas kami menjaga surplus begitu terus,” tutur Wagub Kandouw

Kelistrikan Sulut mengalami surplus karena adanya penambahan daya dari kapal Turki yang disewa selama lima tahun hingga tahun 2021.

Pemerintah tak mau terus menerus bergantung ke kapal Turki, untuk menjaga tetap surplus akan ditambah pembangkit listrik tenaga surya.

“Mudah-mudahan akhir tahun 2020 sudah siap agar supaya bila kapal sudah selesai kita tetap aman,” ungkapnya.(ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved