Fahri Hamzah Tanggapi Pidato Prabowo Subianto: Mengecewakan Pengikut Militan

Fahri mengatakan, ia tak menampik bahwa pidato tersebut mengecewakan pengikut militan.

Fahri Hamzah Tanggapi Pidato Prabowo Subianto: Mengecewakan Pengikut Militan
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menyampaikan tanggapan terkait kasus dugaan korupsi Ketua DPR Setya Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11/2017). Fahri menanggapi upaya penjemputan paksa Setya Novanto oleh KPK dan menyatakan bahwa ketua partai berlambang beringin tersebut masih berada di Jakarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memberikan tanggapan terkait pidato yang disampaikan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto dalam acara Pidato Kebangsaan bertajuk "Indonesia Menang".

Dilansir oleh TribunWow.com, tanggapan terkait pidato Prabowo Subianto itu disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang diunggah pada Senin (14/1/2019) malam.

Baca: Buaya Makan Orang di Minahasa - Netizen Sulut Duga Deasy Korban Pembunuhan: Ada yang Janggal!

Melalui kicauannya, Fahri Hamzah memaparkan bahwa Prabowo hanya perlu mengubah pandangan masyarakat soal dirinya, yang kerap dinilai berbahaya dan mengancam untuk Indonesia.

Fahri mengatakan, ia tak menampik bahwa pidato tersebut mengecewakan pengikut militan.

Namun, pidato itu juga menunjukkan bahwa Prabowo-Sandi memberikan tempat bagi semua pihak.

Fahri Hamzah juga membahas soal keputusan Prabowo yang memilih Sandiaga Uno sebagai cawapresnya.

Menurutnya, keputusan tersebut adalah pilihan yang tepat.

Baca: 7 Pesona Katherine Schwarzenegger, Tunangan Chris Pratt sekaligus Putri Arnold Schwarzenegger

Lebih lanjut, Fahri Hamzah juga membahas soal pakaian yang digunakan Prabowo-Sandi dalam acara Pidato Kebangsaan itu, hingga menanyakan aset paslon seusai kampanye.

Berikut ini kicauan lengkap Fahri Hamzah mengenai hal tersebut:

"Pak @prabowo hanya Perlu melampaui trauma dan phobia yang sudah Kadung disebar oleh musuh-musuhnya bahwa beliau itu berbahaya dan mengancam. Seolah beliau akan mengacau dan merusak demokrasi dan transisi yg sudah berjalan. #Indonesiamenang

Baca: Air di DAS Tondano Naik, Seruan Mengungsi Terdengar dari Masjid dan Gereja

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved