Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Man City vs Wolverhampton: Gerombolan Serigala yang Bikin Guardiola Resah

Tidak seperti biasanya Pep Guardiola, pelatih Manchester City, mengungkapkan keresahannya sebelum pertandingan.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
FOX Sports Asia
Pep Guardiola 10 Januari 2019 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak seperti biasanya Pep Guardiola, pelatih Manchester City, mengungkapkan keresahannya sebelum pertandingan.

Guardiola resah terhadap kekuatan Wolverhampton Wanderers jelang laga Premier League 2018/19 di Etihad Stadium, Selasa (15/1) dini hari waktu Indonesia.

Pep Guardiola menilai skuat asuhan Nuno Espirito Santo sebagai tim yang bagus. Di mata pria asal Spanyol tersebut The Wolves adalah tim yang memiliki fisik tangguh, mahir memanfaatkan bola mati dan memiliki pemain-pemain yang piawai melancarkan serangan balik.

"Mereka tidak hanya memiliki dua atau tiga pemain, tapi empat sampai lima pemain. Ketika ada pemain yang kelelahan mereka bisa memasukkan dua pemain baru untuk melakukannya," ujar Guardiola dikutip dari Mancity.com.

Ibarat gerombolan serigala, Wolverhampton Wanderers adalah tim yang kompak, baik saat menyerang maupun bertahan. Itu sebabnya The Wolves termasuk tim yang sulit dikalahkan pada Premier League musim ini meskipun berstatus tim promosi.

Live On
Selasa (15/1)
03:00 WIB/04:00 WITA
beIN Sports 1

"Mereka bertahan sangat dalam, kemudian mereka mengubah permainan, mereka mengendalikan banyak area dan dengan (Ruben, red) Neves dan (Joao, red) Moutinho mereka bisa menendang dari luar kotak penalti," kata Guardiola.

Raul Jimenez, Ruben Neves dan Joao Moutinho adalah tiga pemain andalan Wolverhampton Wanderers. Kehadiran mereka di skuat The Wolves mengatrol kualitas tim semenjana ini.

The Wolves terbukti mampu merepotkan tim-tim besar Premier League. Mereka mengalahkan Tottenham Hotspur, Chelsea, serta menahan imbang Manchester City, Arsenal dan Manchester United. Ini belum termasuk mengalahkan Liverpool pada Piala FA.

"Bukan soal siapa yang Anda hadapi, tapi soal apa yang ingin Anda tunjukkan di atas lapangan, ide, cara yang Anda inginkan untuk mengembangkan permainan. Ini soal bagaimana Anda ingin berkembang dan bagaimana Anda ingin melakukan segalanya di atas lapangan, itu filosofi yang coba kami terapkan," tutur Nuno Espirito Santo di Independent.

Terlepas dari hal tersebut Nuno sangat menghormati Manchester City. Mantan pelatih FC Porto dan Valencia itu menyebut Manchester City sebagai tim yang sangat bagus, bahkan tergolong tim terbaik di dunia. Nuno yakin Manchester City akan tampil bagus seperti biasa pada laga nanti.

Nuno Espirito Santo turut memuji Pep Guardiola. Menurut Nuno koleganya itu termasuk pelatih terhebat di dunia, sejajar dengan pelatih-pelatih legendaris seperti Rinus Michels dan Arrigo Sacchi. Nuno menilai Guardiola termasuk golongan pelatih yang mengembangkan ide permainan untuk meningkatkan permainan tim.

"Dia mengubah permainannya. Lewat cara itu dia bisa mengubah mentalitas yang lain, apakah itu Tiki-taka atau apapun. Dia sangat hebat. Dia telah meraih banyak hal. Ide permainannya luar biasa. Kami semua mengagumi dia," kata Nuno.

Manchester City tampil trengginas dalam dua pertandingan terakhir. The Citizens mampu mencetak 16 gol dan tidak kebobolan, masing-masing tujuh gol ke gawang Rotherham United dan sembilan gol ke gawang Burton Albion.

Namun demikian, Pep Guardiola tidak bisa menurunkan semua pemain terbaiknya. Claudio Bravo, Benjamin Mendy dan Eliaquim Mangala masih berkutat dengan cedera. Kondisi Sergio Aguero dan kapten Vincent Kompany juga masih meragukan karena mengalami sakit.

"Sergio sakit setelah pertandingan melawan Liverpool, namun telah mengikuti sesi latihan hari ini. Vincent juga sedang memasuki masa pemulihan. Saya harap mereka bisa ikut bermain, namun saya tidak tahu," ujar Guardiola. (Tribunnews/deo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved