Berita di Bolsel

Solihin Ajak Masyarakat Selamatkan Burung Maleo

Kepala TNBNWB Resort Pantai Selatan Asep Solihin mengajak seluruh masyarakat di wilayah Bolsel menyelamatkan burung maleo dari kepunahan

Solihin Ajak Masyarakat Selamatkan Burung Maleo
ISTIMEWA
Penyelamatan Burung Maleo di Habitatnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU-Kepala Taman Nasional Bogani Nani Warta Bone (TNBNWB) Resort Pantai Selatan, Asep Solihin, mengajak seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menyelamatkan burung Maleo dari kepunahan, Minggu (13/01/2019).

Cara terbaik menjaga atau memindahkan ke lokasi penangkaran serta tidak melakukan perburuan terhadap hewan endemik yang hidup di tanah Totabuan dan Bolango karena telah dilindungi Undang-Undang RI Nomor 5 tahun 1990.

Dicontohkan ada beberapa kelompok penyelamat yang sudah aktif beroperasi seperti Modaga No Suangge yang aktif menyelamatkan telur burung maleo di wilayah perbatasan hutan lindung TNBNWB di Batu Manangis Kecamatan Bolaang Uki.

Baca: Seperti Inilah Ketertarikan Turis Asing Terhadap Burung Maleo

"Aksi nyata ini dilakukan setelah masyarakat mengetahui betapa pentingnya menyelamatkan hewan endemik ini," jelas Solihin.

Mereka secara proaktif memindahkan telur-telur ini ke lokasi penangkaran sehingga tidak dimangsa hewan buas seperti ular maupun kadal.

Penyelamatan Burung Maleo dari Kepunahan
Penyelamatan Burung Maleo dari Kepunahan (ISTIMEWA)

"Perlu diketahui aktifitas ini sudah kami lakukan sejak 2017, dengan harapan ada masyarakat di wilayah lain tergerak hatinya untuk bersama-sama menyelamatkan maleo," jelasnya.

Baca: Hewan Endemik Burung Maleo dan Tarsius di Bolsel Nyaris Punah

Dijelaskan kelompok binaan tersebut sudah dikukuhkan dengan resmi pada bulan Juli 2018.

"Masyarakat yang tergabung dalam kelompok ini, sangat menyadari betapa pentingnya menyelamatkan kehidupan burung berbulu hitam ini," jelasnya.

Bahkan kata Asep, pihaknya juga melibatkan beberapa pihak lain seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) untuk bersama-sama menyelamatkan kehidupan hewan ini.

Baca: Hewan Endemik Burung Maleo dan Tarsius di Bolsel Nyaris Punah

"Kemarin kurang lebih 28 telur maleo kita selamatkan, dan sebagiannya masih menunggu menetas," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Felix Tendeken
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved