Sulawesi Utara

Ulasan Gubernur Olly Dondokambey Mengenai Ekonomi Sulut 2019

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan optimisme pertumbuhan ekonomi Sulut tahun 2019

Ulasan Gubernur Olly Dondokambey Mengenai Ekonomi Sulut 2019
ISTIMEWA
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Memperkirakan Ekonomi Sulut 2019 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan optimisme pertumbuhan ekonomi Sulut  tahun 2019 akan berjalan dengan sehat dan stabil mengikuti pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya mengajak pemangku kepentingan terkait untuk terus bersinergi bersama pemerintah, menghadirkan inovasi-inovasi yang konstruktif," kata dia kepada wartawan, Sabtu (12/1/2019).

Hal itu ia sampaikan setelah pertemuan  tahunan industri jasa keuangan di Jakarta, Jumat (11/1/2019) dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Gubernur menyampaikan, pertumbuhan ekonomi perlu mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam meningkatkan kegiatan ekonomi, dan meningkatkan daya tahan sektor-sektor jasa keuangan.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (Tribunmanado)

Baca: Wagub Beber Jurus Jitu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulut 6,8 Persen di 2019, Berikut 5 Indikatornya!

"Tujuannya mewujudkan stabilitas perekonomian dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat, dan mendukung upaya pemerataan dalam pembangunan daerah," ujar Gubernur.

Sebelumnya dalam pertemuan Industri Jasa Keuangan diprakarsai Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wapres Jusuf Kalla mengatakan  semua pihak dalam pertemuan tahunan ini harus bersyukur, karena memasuki tahun baru semua harus penuh optimisme dan harapan, kegembiraan meski ada juga tantangannya.

"Kita lihat pertumbuhan ekonomi 5,2-5,3 persen dan inflasi perkembangan sangat optimis di 2019. Walaupun mempunyai tantangan dari internal dan eksternal. Maka itu, kita harus hadapi dengan kerja keras, kebersamaan dan apa yang di canangkan harus optimis untuk menjadi bangsa yang besar," ujarnya.

Baca: Wagub Beber Jurus Jitu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulut 6,8 Persen di 2019, Berikut 5 Indikatornya!

Wapres menjelaskan, Indonesia mempunyai pengalaman di jasa keuangan, di mana pengalaman itu merupakan guru yang baik dan selama ini harus di pelajari.

"Kita tahu efek moneter tahun 97-98 efeknya sampai saat ini. Maka itu kita melakukan tindakan-tindakan, agar tidak ada krisis itu lagi. Apabila 20 lalu krisis itu di bayar oleh pemerintah maupun masyarakat, maka tidak akan terjadi dan akan di tanggung sendiri itulah pelajaran pertama industri perdagangan pasti tahu," tutur Wapres.

Baca: BI Gelar Diskusi Soal Strategi Pertumbuhan Ekonomi Sulut

Maka tentu, pelajaran-pelajaran lain harus lebih hati-hati untuk pengawasan lebih ketat. "Oleh karena itu OJK bisa mengambil langkah lebih penting di industri keuangan dan bisa memberikan semua kewajiban," pungkasnya.
Sepanjang tahun 2018, kondisi perekonomian nasional terpantau sehat dan stabil, yang tercermin di antaranya dari ekonomi nasional yang tumbuh sekitar 5,15% dan inflasi yang terkendali di level 3,13 persen. 

Sementara itu sektor jasa keuangan juga tercatat stabil dan sehat, yang merupakan modal penting bagi industri jasa keuangan untuk dapat tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved