Update Soal Perkelahian Siswi SMP yang Viral di Sulut: Dua Pelaku Utama Sudah Putus Sekolah

Sehari setelah video pengeroyokan itu menjadi viral, ada fakta terkuak. Salah satunya pelaku utama dari pengerokan tersebut ternyata putus sekolah.

Update Soal Perkelahian Siswi SMP yang Viral di Sulut: Dua Pelaku Utama Sudah Putus Sekolah
KolaseTribunmanado.co.id/Facebook
Update Soal Perkelahian Siswi SMP yang Viral di Sulut, Foto Terbaru Para Siswi Itu Ada di Lokasi Ini 

Polres Minsel langsung bergerak cepat menangani kasus kekerasan antar sisiwi di Amurang.

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Arie Prakoso ketika dikonfirmasi www.tribunmanado.co.id mengatakan para pelaku perkelahian sudah diamankan untuk proses lebih lanjut.

"Sejak viral, kami langsung menanganinya. Besok kami akan turun ke sekolah bersangkutan," kata Prakoso, Rabu (9/1/2019).

Dia mengatakan terkait pengroyokan ini tidak lepas peran aktiv dari keluarga dan guru yang harus di tingkatkan lagi. Mulai dari moral, agama dan pendidikan sehingga tidak menjadi liar," pungkasnya.

Sementara itu beredar kabar korban pengroyokan sudah dibawa ke rumah sakit. Keluarga korban tak menerima perlakuan terhadap anaknya dan akan menempuh proses hukum.

Baca: 10 Pekelahian Siswi yang Hebohkan Sulut - Salah Satunya Geng Sekolah Keroyok 3 Siswi SMK N 3 Manado

2. Pelaku Utama Sudah Putus Sekolah

Sehari setelah video pengeroyokan itu menjadi viral, satu demi satu fakta terkuak.

Salah satunya yakni, pelaku utama dari pengerokan tersebut ternyata sudah putus sekolah atau drop out.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Naomi Lampus kepada www.tribunmanado.co.id, Kamis (10/01/2019).

"Ada dua pelaku di video yang viral itu diketahui putus sekolah dari menengah atas (SMA)," kata dia.

Korban dari SMP 1 Amurang Timur dan pelaku lainnya dari SMP 2 Amurang.

Namun pihak sekolah dan Disdikpora sudah mediasi pihak-pihak dan hasilnya kesepakatan damai.

"Jadi pendidikan utama itu juga bukan di sekolah tapi fari keluarga. Saya harapkan para orangtua lebih mengawasi anaknya," kata dia.

Kadispora Minsel: Saya Dapat Kabar Ada Kakak Beradik Juga

Masyarakat Sulawesi Utara dihebohkan dengan video kekerasan antar siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang terjadi di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.

Video yang berdurasi 30 detik tersebut, tampak siswa berseragam SMP saling baku hantam.

 
Terkait video tersebut, Kadis Pendidikan dan Olahraga Minsel Fitber Raco angkat bicara.

Raco mengutarakan sudah melihat video kekerasan itu dari grup Facebook.

Ia menyebut aksi brutal siswa yang dikenal sebagai penerus cita-cita bangsa sudah di luar batas kewajaran.

Fitber Raco
Fitber Raco (Facebook)

 
"Saya langsung selidik video itu. Ternyata para siswi tersebut diduga terkait dengan geng-geng atau kelompok," kata dia kepada www.tribunmanado.co.id 

Hasil penelusurannya, sudah beberapa kali perkelahian terjadi, namun baru kali ini diketahui publik lewat viralnya video tersebut.

Ia mengatakan Bupati Minsel sudah memerintahkan agar secepatnya menyelesaikan masalah itu.

"Dinas sudah panggil kepsek bersangkutan dan Kamis (10/1/2018) besok pertemuan dilakukan di Kantor Bupati Minsel. Saya sayangkan hal ini bisa terjadi," tambah dia.

Raco mengatakan siswi yang berseteru itu dari SMP di Buyungon, Kecamatan Amurang serta ada siswi dari SMK di Amurang.

"Saya dapat kabar di video itu ada kakak beradik juga," ucapnya. (DRU)

TONTON JUGA:

(Tribunmanado/Ind/Ald/Dru)

Penulis: Indry Panigoro
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved