Berita Viral

Polsek Amurang Mediasi Kasus Perkelahian Siswi SMP di Minahasa Selatan

Polsek Amurang langsung turun tangan untuk menangani kasus kekerasan yang melibatkan antar siswi

Polsek Amurang Mediasi Kasus Perkelahian Siswi SMP di Minahasa Selatan
TRIBUNMANADO/ANDREW PATTYMAHU
Polsek Amurang Mediasi Kasus Perkelahian Siswi SMP di Minahasa Selatan 

Para siswi berseragam SMP tersebut tampak menginjak-injak korban yang sudah terjatuh di rerumputan

Suasana terdengar ramai karena makin banyak siswa dan siswi lainnya datang ke lokasi tersebut.

Seorang wanita dewasa pun datang melerai perkelahian

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Arie Prakoso ketika dikonfirmasi tribunmanado.co.id mengatakan para terduga pelaku perkelahian sudah diamankan untuk proses lebih lanjut.

"Sejak viral, kami langsung menanganinya. Besok kami akan turun ke sekolah bersangkutan," kata Prakoso, Rabu (9/1/2019).

Dia mengatakan terkait pengroyokan ini tidak lepas peran aktif dari keluarga dan guru yang harus di tingkatkan lagi.

"Mulai dari moral, agama dan pendidikan sehingga tidak menjadi liar," pungkasnya.

Sementara itu beredar kabar korban pengroyokan sudah dibawa ke rumah sakit.

Keluarga korban tak menerima perlakuan terhadap anaknya dan akan menempuh proses hukum.

Kadis Pendidikan dan Olahraga Minsel Fitber Raco angkat bicara. Raco mengutarakan sudah melihat video kekerasan itu dari grup Facebook.

Ia menyebut aksi brutal siswa yang dikenal sebagai penerus cita-cita bangsa sudah di luar batas kewajaran.

"Saya langsung selidik video itu. Ternyata para siswi tersebut diduga terkait dengan geng-geng atau kelompok," kata dia kepada www.tribunmanado.co.id 

Dia mengatakan hasil penelusurannya, sudah beberapa kali perkelahian terjadi, namun baru kali ini diketahui publik lewat viralnya video tersebut.

Ia mengatakan Bupati Minsel sudah memerintahkan agar secepatnya menyelesaikan masalah itu.

"Dinas sudah panggil kepsek bersangkutan dan Kamis (10/1/2018) besok pertemuan dilakukan di Kantor Bupati Minsel. Saya sayangkan hal ini bisa terjadi," tambah dia.

Katanya, siswi yang berseteru itu dari SMP di Buyungon, Kecamatan Amurang serta ada siswi dari SMK di Amurang.

"Saya dapat kabar di video itu ada kakak beradik juga," ucapnya.

Bupati Doktor Christiany Eugenia Paruntu prihatin dengan siswi yang ada di video tersebut.

Menurutnya tugas siswa bukan berkelahi tapi menimba ilmu demi masa depan.

"Saya sudah minta cek ke Dinas Pendidikan agar secepatnya menuntaskan masalah ini. Sekolah harus diklarifikasi juga dengan siswanya," kata dia. (Andrew Pattimahu/ald)

TONTON JUGA:

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved