Prostitusi Online Artis

Prostitusi Online Artis - Pengusaha yang Booking Vanessa Angel Lolos dari Jerat Hukum?

Sampai saat ini polisi memang belum membuka nama lengkap pengusaha yang membooking Vanesaa Angel ke publik. Belakangan ada sebut nama Rian.

Prostitusi Online Artis - Pengusaha yang Booking Vanessa Angel Lolos dari Jerat Hukum?
Kolase TribunStyle
Vanessa Angel keluar dari kantor polisi 

Makanya kemudian dalam kasus-kasus prostitusi yang bisa dijerat hukum hanyalah mucikarinya saja.

Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, mengatakan pelanggan prostitusi sebenarnya dapat dijerat dengan Pasal 284 KUHP tentang Perselingkuhan.

"Namun pasal ini merupakan delik aduan dan hanya dapat menjerat secara hukum pelanggan prostitusi yang sudah kawin," ujar Abdul.

Baca: Prostitusi Online Artis - Vanessa Angel Bantah Tarifnya Rp 80 Juta, Begini Pengakuannya ke Sahabat

Menurut dia, polisi baru dapat menindak pelaku apabila suami atau istri yang bersangkutan melaporkan perselingkuhan tersebut.

Jika tidak, maka pasal ini tidak dapat digunakan.

Vanessa Angel seusai shooting program Brownis di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).
Vanessa Angel seusai shooting program Brownis di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017). (KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN)

Abdul melanjutkan, tetapi ada aturan lain yang dapat secara langsung menjerat seseorang yang kedapatan menjadi pelanggan prostitusi.

Namun hal itu hanya berlaku di Jakarta karena Pemprov DKI memiliki Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Dalam Pasal 42 ayat (2) Perda Nomor 8 tahun 2007,diatur bahwasetiap orang dilarang: a. Menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi pekerja seks komersial. b. Menjadi pekerja seks komersial. c. Memakai jasa pekerja seks komersial.

"Dalam pasal itu disebutkan, tidak hanya pelanggan, tetapi pekerja seks komersial pun dapat dijerat dengan aturan tersebut," ujar Abdul.

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa yang melanggar ketentuan ini dikenakan ancaman pidana kurungan paling singkat 20 hari dan paling lama 90 hari atau denda paling sedikit Rp 500.000 dan paling banyak Rp 30.000.000.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved