Breaking News:

Gerindra Melawan! Penangkapan Ketua Kornas Prabowo Upaya Kriminalisasi

Partai Gerindra akan membuat perlawanan menyusul penangkapan Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional

YOUTUBE
Ujang Komarudin Sebut Jika Prabowo Jadi 'King Maker', Gerindra Bakal Rugi Besar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Partai Gerindra akan membuat perlawanan menyusul penangkapan Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden, Bagus Bawana Putra. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono penangkapan tersebut merupakan upaya kriminalisasi.

"Akan kita lawan ini sudah kriminalisasi," ujar Arief saat dikonfirmasi Tribun, Selasa(8/1).

Arief sendiri mengaku belum mengetahui secara persis kabar tersebut, namun ia sangat menyayangkan penangkapan tersebut. Menurutnya polisi harusnya menangkap sumber utama dari adanya kabar tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos.

Sumber utama yang dimaksud Arief adalah adanya suara rekaman yang memberitahukan penemuan tujuh kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok berisi surat suara yang sudah dicoblos. 

Suara rekaman tersebut awalnya memang tersebar di media sosial kemudian membuat gaduh. Beberapa orang juga ikut mempertanyakan kebenaran kabar tersebut termasuk Wakil Sekjen partai Demokrat Andi Arief.

"Sumber utamanya yang harusnya dipidanakan," ujar Arief.

Lebih jauh Arief menjelaskan, dalam hal ini polisi juga harus mengerti dasar hukum terkait media sosial dan media massa mindstream.

"Kalau ada sumber ngomong di media massa mindstream, koran atau media online lalu loper koran menjual, apa loper korannya harus ditangkap juga karena dia yang menyebarkan?kalau sumber di media online, media sosial berbicara, mempertanyakan masa ikut ditangkap, sementara sumber utamanya tidak. Polisi harusnya mengerti dasar hukumnya apa maknanya media sosial dan media mindstream,"kata Arief.

Saat ditanyakan apakah partai Gerindra akan datang ke Bareskrim mabes Polri dan memberikan bantuan hukum nantinya, Arief menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada divisi hukum partai Gerindra. "Biasanya nanti Habiburokhman,"ujarnya.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan telah diamankannya kreator dari hoax 7 kontainer surat suara tercoblos.  Dedi mengatakan kreator itu berhasil diringkus di Bekasi, Jawa Barat. Kini, yang bersangkutan disebut tengah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Halaman
123
Penulis: Tim Tribun Manado
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved